Netral English Netral Mandarin
12:20wib
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi tentang peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia untuk Minggu 1 Agustus 2021. Seluruh gerai Giant di Indonesia resmi tidak lagi beroperasi di Indonesia mulai hari ini, Minggu (1/8/2021).
JK Sebut '10 Orang Kaya, Cuma 1 yang Muslim,' FH: Ini Bisa Berbahaya, Cenderung Provokatif

Rabu, 16-Juni-2021 23:30

Politisi Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Politisi Ferdinand Hutahaean
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, kaya atau miskinnya seseorang bukan ditentukan dari agamanya.

Hal tersebut disampaikan Ferdinand mengomentari pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) yang membandingkan jumlah orang kaya dan miskin di Indonesia berdasarkan agama.

"Menjadi kaya itu bukan karena agamanya, tapi karena kerja keras, ulet dan niatnya. Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin," tulis Ferdinand di akun Twitternya, dikutip netralnews.com, Rabu (16/6/2021).

Untuk itu, Ferdinand berpendapat bahwa pernyataan JK cenderung provokatif karena bisa menimbulkan sikap saling benci antar umat beragama lantaran merasa tidak adil.

"Jadi komentar pak JK yang menghubungkan agama dengan kemiskinan atau kekayaan ini tidak tepat dan cenderung provokatif untuk saling membenci," kata @FerdinandHaean3.

Lebih lanjut, Ferdinand menyebut agama semestinya urusan manusia dengan Tuhannya, serta menjadi sarana tiap orang bersyukur dan memohon kepada Tuhannya.

"Bukan untuk dijadikan alat membandingkan kemiskinan atau kekayaan antar beda pemeluk agama. Ini bisa berbahaya bagi kerukunan antar pemeluk karena salah satu merasa tidak adil," jelas Ferdinand.

Sebelumnya, Jusuf Kalla berpendapat bahwa ekonomi umat Islam di Indonesia sedang pincang. Ia mencontohkan, dari 10 orang kaya, hanya ada 1 yang beragama Islam, dan jika ada 100 orang miskin maka 90 diantaranya adalah umat muslim.

Hal tersebut disampaikan JK dalam acara silaturahmi Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang ditayangkan secara virtual, pada Senin (14/6/2021).

"Dari sisi ekonomi apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim. Tapi apabila 100 orang miskin, setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita," kata Jusuf Kalla.

 

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P