Netral English Netral Mandarin
00:20wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
JK Ungkap Usai Pandemi Bakal Muncul Bencana Lebih Besar, FH: Yang Dimaksud Skenario Gelap?

Minggu, 10-Oktober-2021 13:38

Jusuf Kalla
Foto : Istimewa
Jusuf Kalla
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Wapres Jusuf Kalla menyebutkan bahwa usai Pandemi bakal munculbencana lebih besar. 

Pernyataan tersebut membuat Ferdinand Hutahaean mencuit pernyataan menggelitik.

“Apakah ini yang dimaksud dengan Skenario Gelap? Wahh wahh wahhhh…!!” cuit Ferdinand Hutahaean, Minggu 10 Oktober 2021.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla atau JK mengatakan setelah pandemi corona Indonesia akan ada bencana lebih dahsyat yang berpotensi melanda Indonesia. 

Oleh karena itu, Jusuf Kalla meminta PMI agar tidak hanya terus mewaspadai pandemi corona melainkan juga bersiap menghadapi potensi bencana dahsyat yang menurutnya dipicu oleh perubahan iklim dan kondisi alam lainnya. 

Hal itu diungkapkan JK saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan Pengurus PMI DIY masa bakti 2021-2026 di Bangsal Kepatihan Yogyakarta belum lama ini. 

“Hari ini kita selalu mendengarkan bagaimana dahsyatnya Covid-19, tetapi kata para ahli akan muncul bencana yang lebih besar lagi, yaitu perubahan cuaca atau perubahan iklim,” ujar Jusuf Kalla, Sabtu 9 Oktober 2021 seperti dikutip dari Hops. 

JK menilai, bencana akibat perubahan iklim seperti banjir telah melanda sejumlah negara di benua Eropa, Amerika Serikat, Asia, dan Afrika. Oleh karenanya, Indonesia mau tak mau harus bersiap-siap. 

“Banjir, gempa bumi, dan bahaya-bahaya dari perubahan alam. Karena itulah di samping kita mengatasi masalah Covid-19 ini kita juga harus siap mengatasi bencana-bencana alam selanjutnya apabila ada,” ungkapnya. 

Selain itu, Jusuf Kalla juga menyebut PMI selalu berusaha bekerja dengan baik dan secepat-cepatnya membantu masyarakat sesuai prinsip kemanusiaan tanpa mempunyai batasan diskriminatif. 

Tak hanya memberikan pertolongan, kata JK, para relawan PMI juga perlu hadir untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai upaya memperbaiki lingkungan. 

“Harus juga memberikan mitigasi kepada masyarakat serta memberikan penjelasan kepada masyarakat, memberikan bantuan informasi kepada masyarakat. Karena hanya dengan bantuan itu kita dapat mencegah bahaya yang lebih besar,” tuturnya. 

Lebih lanjut, mantan wakil presiden RI ke-10 dan ke-12 itu juga mengatakan meski bencana-bencana besar tersebut pasti akan terjadi dan mungkin sudah berada di depan mata namun bukan berarti bangsa Indonesia tak bisa menghindarinya. 

Maka dari itu, Jusuf Kalla berharap kerja sama yang baik antara PMI pusat dan daerah untuk mengantisipasi bencana yang lebih dahsyat dari pandemi corona secara lebih terukur. 

“PMI tidak ada artinya tanpa PMI di daerah sebagai ujung tombak mengatasi masalah di daerah,” ujarnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli