Netral English Netral Mandarin
18:09wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Jokowi Izinkan Makan di Warteg Maksimum 20 Menit, Mustofa Nahrawardaya: Dijaga Satgas atau Gimana Praktiknya?

Senin, 26-Juli-2021 08:00

Presiden Joko Widodo
Foto : Setpres
Presiden Joko Widodo
32

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Saat menyampaikan perpanjangan PPKM Darurat, Presiden Joko Widodo sempat menyebut bahwa makan di warteg selama 20 menit diperbolehkan. 

Namun, politikus Mustofa Nahrawardaya malah mencuit dan mempertanyakan maksud pernyataan Jokowi.

“Setiap warteg dijaga Satgas. Atau gimana prakteknya?” cuit Mustofa, Senin 26 Juli 2021.

Untuk diketahui, pemerintah memperpanjang PPKM Level 4 di beberapa wilayah di Jawa dan Bali hingga 2 Agustus mendatang guna menekan laju penularan virus corona (Covid-19). 

Dalam aturan yang baru, kini masyarakat boleh makan di restoran, warung makan dan pedagang kaki lima.

Dalam PPKM Darurat dan PPKM Level 4 sebelumnya, restoran, warung makan hingga PKL tidak diperkenankan melayani pengunjung makan di tempat. Mereka hanya menjual makanan untuk dibawa pulang.

"Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka, diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimum waktu makan setiap pengunjung 20 menit," tutur Presiden Jokowi lewat konferensi pers, Minggu (25/7).

Dalam aturan PPKM Level 4 yang baru, tempat-tempat usaha lain nonesensial juga diperkenankan buka dengan syarat, yakni maksimal hingga pukul 21.00 dan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Nantinya pemerintah daerah yang akan mengatur lebih rinci ihwal teknis pelaksanaan.

"Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha-usaha kecil lain sejenis diizinkan buka dengan prokes ketat sampai dengan pukul 21.00 ang pengaturan teknisnya diatur pemerintah daerah," kata Jokowi dinukil CNN Indonesia.

PPKM Level 4 merupakan kebijakan pemerintah dalam menanggulangi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia. Berbagai pembatasan diterapkan di banyak sektor. Tak sedikit pula jalan yang ditutup guna menekan mobilitas masyarakat.

Pusat perbelanjaan dan tempat ibadah ditutup. Penjual makanan tidak diperkenankan melayani pengunjung makan di tempat. Ada beberapa kasus penjual makanan dan minuman terkena sanksi karena kedapatan melayani pengunjung menikmati hidangan di tempat.

Misalnya di Tasikmalaya, Jawa Barat, ketika pedagang bubur harus membayar denda. Lalu penjual kopi di Tasikmalaya lebih memilih menjalani hukuman penjara 3 hari ketimbang membayar denda karena tidak memiliki uang.

Selama PPKM Darurat dan PPKM Level 4 diterapkan, kasus virus corona di tanah air juga belum menunjukkan penurunan yang signifikan. Perlu diamini bahwa angka kesembuhan per hari pun tergolong tinggi. Akan tetapi, jumlah pasien yang meninggal dalam sehari pun tidak kalah tinggi jumlahnya.

Hingga 25 Juli atau hari terakhir penerapan PPKM Level 4, kasus virus corona di tanah air sudah mencapai 3.127.826 sejak pertama kali diumumkan pada awal Maret 2020. Dari angka itu, sebanyak 2.471.678 telah sembuh dan 82.013 meninggal dunia.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati