Netral English Netral Mandarin
04:32wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Jokowi Ngotot Mau ke Solo di Tengah Larangan Mudik? Ade: Nggak Ada Hubungannya, Kadrun Wati Bisa aja

Rabu, 12-Mei-2021 11:17

Kolase Presiden Joko Widodo dengan netizen yang komentari video hoaks
Foto : Kolase Netralnews
Kolase Presiden Joko Widodo dengan netizen yang komentari video hoaks
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dosen Universitas Indonesia Ade Armando angkat bicara menanggapi viral pernyataan Presiden Joko Widodo yang disebut-sebut ngotot mudik ke Solo sementara rakyat dilarang mudik.

Ade Armando juga unggah video pernyataan seorang perempuan saat menilai negatif terhadap video pernyataan Jokowi tetapi dipotong dan beda konteks dengan saat ini.  

“Ini konteksnya, pak Jokowi diminta Gibran untuk tidak ke Solo terkait pemilihan walikota di Solo 2020. Presiden bilang, masak dia dilarang mau nyekar. ...  Jadi ini gak ada hubungannya dg mudik 2021 ya. Kadrun wati bisa aja...,” kata Ade Armando.

Untuk diketahui, narasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) ngotot mudik ke Solo dengan alasan mau nyekar ke kampung halaman beredar di sosial media. Benarkah demikian?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka sendiri telah melarang masyarakat di luar Kota Solo melakukan mudik lebaran. Tak terkecuali ayahnya yang merupakan seorang Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Eggak, (Jokowi) enggak mudik," kata Gibran seperti dilansir dari Solopos.com -- jaringan Suara.com, Kamis (22/4/2021).

Larangan itu tertuang dalam SE Wali Kota Nomor 067/1156. Gibran resmi melarang semua pihak mudik ke Solo mulai 1-17 Mei 2021.

Meski demikian aturan tersebut tidak diberlakukan bagi pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak. Seperti perjalanan dinas, mengunjungi keluarga yang sakit, melayat, serta kepentingan persalinan.

Namun, Jokowi diisukan ngotot tetap ingin mudik ke Solo meski dilarang. Isu ini muncul setelah sebuah video pengakuan Jokowi beredar di TikTok.

Dalam video itu, Jokowi mengatakan ingin ke kota Solo. Namun, keinginannya itu diakui telah dilarang Gibran.

Viral Narasi Jokowi Ngotot Mudik ke Solo Meski Dilarang. (TikTok/@buya_fahlevy)Kendati demikian, Jokowi tetap ngotot ingin ke Solo. Alasannya, ia ingin pergi nyekar ke kampung halaman sehingga harus mudik meski dilarang.

"Ya salah satunya dia ngomong seperti itu (Gibran melarang mudik). Bilang, 'Ya bapak gak usah ke Solo dulu'," kata Jokowi dalam video yang dibagikan akun TikTok @buya_fahlevy seperti dikutip oleh BeritaHits.Id, Senin (26/4/2021).

"Tapi kan saya mau nyekar ke kampung halaman," jawab Jokowi ngotot ke Gibran.

Sontak, pengakuan itu sangat menggegerkan publik. Bagaimana tidak, Presiden Jokowi sendiri telah melarang masyarakat mudik lebaran demi mencegah penyebaran Covid-19.

Namun setelah ditelusuri, video yang beredar di TikTok itu ternyata diambil tahun lalu. Tepatnya berasal dari cuplikan video wawancara Jokowi terkait Pilkada Solo yang diunggah YouTube KompasTV pada 16 November 2020.

Dalam wawancara itu, Jokowi ditanya apakah akan kembali ke Solo untuk membantu Gibran di Pilkada Solo. Secara tegas, ia menyebut hanya kembali ke Solo untuk nyekar ke makam orang tua.

"Jadi selama ada Pilkada di Solo, saya pulang sekali dan itu malam. Saya hanya nyekar saja ke orang tua. Kemudian malam itu juga saya kembali lagi dan nginepnya di Jogja," aku Jokowi dalam wawancara itu.

"Ya untuk menjaga agar tidak ada suara-suara (soal dirinya membantu Gibran kampanye di Pilkada Solo)," sambungnya dalam video berjudul "Jokowi: Anak-anak Saya Punya Hak Politik Ikut Pilkada - EKSKLUSIF ROSI (Bag 4)" itu.

Jokowi juga mengaku Gibran melarangnya ke Solo agar tidak membuat publik berprasangka kedatangannya untuk menyukseskan kemenangan sang anak di Pilkada Solo.

"Ya salah satunya dia ngomong seperti itu (Gibran melarang mudik). Bilang, 'Ya bapak gak usah ke Solo dulu'," kata Jokowi.

Pernyataan Jokowi itu yang kini disalahgunakan dalam narasi ngotot mudik ke Solo meski telah dilarang. Karena itu, narasi tersebut dipastikan palsu.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati