Netral English Netral Mandarin
21:57wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
JPU Kasus Rizieq Wafat, Musni: Semoga Allah Mengampuni Dosanya yang Menuntut HRS Dipenjara...

Minggu, 18-Juli-2021 00:15

Rektor Universitas Ibnu Chaldun sekaligus Sosiolog Musni Umar
Foto : Twitter
Rektor Universitas Ibnu Chaldun sekaligus Sosiolog Musni Umar
26

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sosiolog Musni Umar menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya Kasubdit Penuntutan TPUL Pidana Umum Kejaksaan Agung, Nanang Gunaryanto.

Sebagai informasi, Nanang merupakan salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Habib Rizieq Shihab (HRS) dalam kasus penyebaran berita bohong hasil tes swab di RS Ummi Bogor.

"Selaku saksi ahli HRS kasus Swab RS Ummi menyampaikan duka cita yg dalam atas wafatnya Jaksa Nanang Gunaryanto, SH., MH," tulis Musni di akun Twitter-nya, Jumat (16/7/2021).

Musni kemudian mendoakan almarhum. Dalam doanya, ia menyebut semoga Allah mengampuni Nanang karena telah menuntut HRS untuk dipenjara, padahal mantan pentolan FPI itu tidak bersalah.

"Saya mendoakan semoga Allah mengampuni dosanya yang telah menuntut HRS untuk dipenjara padahal selaku saksi ahli HRS dkk tidak bersalah," kata Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) itu.

Nanang Gunaryanto meninggal dunia di RS Bethesda Yogyakarta pada pukul 06.00 WIB pada Jumat (16/7/2021). Kabar tersebut dipublikasikan oleh akun Instagram resmi Kejaksaan Agung RI.

"Jaksa Agung RI beserta jajaran menghaturkan Turut berdukacita atas meninggalnya Adhyaksa Hebat NANANG GUNARYANTO. SH. MH. (Kasubdit Penuntutan TPUL Pidum Kejagung)," tulis @kejaksaan.ri, Jumat (16/7/2021).

"Semoga almarhum mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, Semoga diampuni semua kesalahan dan dosa serta diterima semua amal ibadahnya.Bagi keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan kekuatan iman," tutup @kejaksaan.ri.

Seperti diketahui, Habib Rizieq Shihab divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim PN Jakarta Timur dalam kasus penyebaran berita bohong hasil tes swab di RS Ummi Bogor.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang sebelumnya menuntut Habib Rizieq dengan hukuman 6 tahun penjara.

Dalam perkara itu, JPU terdiri dari Nanang Gunaryanto, Muhammad Syarifuddin, Deddy Sunanda, Tedhy Widodo, Hangrengga Berlian dan M.H Hafiz Kurniawan.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati