Netral English Netral Mandarin
01:20wib
Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden terpilih Iran setelah penghitungan suara pada Sabtu (19/6/2021). Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito terkonfirmasi positif Covid-19 menyusul aktivitasnya yang padat dalam dua pekan terakhir ini.
Jus Buah Sudah Biasa, Cobain Jus Sayur untuk Tingkatkan Asupan Nutrisi Tubuhmu

Jumat, 30-April-2021 12:45

Konsumsi Jus wortel tiap hari sangat disarankan
Foto : Keep Healthy
Konsumsi Jus wortel tiap hari sangat disarankan
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Minum jus buah itu sudah biasa. Sekarang sudah saatnya Anda juga rutin mengonsumsi jus sayuran agar kesehatan dan daya tahan tubuh meningkat. Mengonsumsi sayuran dalam bentuk jus bisa pula menjadi cara cepat dan mudah untuk meningkatkan asupan nutrisi harian.

Lalu apakah semua sayuran cocok untuk dijus? Berikut ini adalah beberapa sayuran yang dipercaya dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan juga punya rasa yang cukup enak:

Kale

Kale merupakan makanan sumber nutrisi terbaik yang kaya akan vitamin A, vitamin C, dan vitamin K. Kale mentah juga mengandung antioksidan tinggi, seperti beta-karoten. Untuk mengonsumsinya, kale bisa juga dibuat jus. Kamu bisa mencampurnya dengan buah dan sayuran lainnya.

Antioksidan ini dapat menetralkan molekul berbahaya yang disebut radikal bebas untuk membantu melindungi dari kondisi seperti penyakit jantung. Faktanya, minum jus kale telah terbukti dapat mengurangi faktor risiko penyakit jantung, termasuk kolesterol jahat atau kolesterol LDL.

Dilansir dari kompas.com, sebuah studi pada 32 pria dengan kadar kolesterol tinggi menemukan bahwa minum 5 ons (150 ml) jus kale setiap hari selama 3 bulan, mengurangi kolesterol jahat sebesar 10 persen dan meningkatkan kolesterol baik atau kolesterol HDL pelindung jantung sebesar 27 persen.

Wortel

Rasanya yang sedikit manis dan profil nutrisinya yang mengesankan, wortel menjadi pilihan yang tepat dibuat jus. Wortel telah terbukti termasuk makanan rendah kalori dan tinggi vitamin A, biotin, serta kalium.

Terlebih lagi, wortel sarat dengan karotenoid, pigmen tumbuhan yang bekerja sebagai antioksidan kuat dalam tubuh. Senyawa karotenid tersebut termasuk beta-karoten, likopen, alfa-karoten, dan lutein.

Studi menunjukkan bahwa makan makanan yang kaya karotenoid telah dikaitkan dengan penurunan risiko beragam penyakit, sepeti terkena penyakit mata degeneratif, penyakit jantung, dan jenis kanker tertentu, termasuk prostat.

Saat dibuat jus, dapat dipadu padankan dengan sayur lain dan buah yang biasa dijus, seperti buah jeruk dan bit.

Bit

Dalam hal nutrisi, bit mengandung mangan, kalium, dan folat. Selain itu juga tinggi nitrat, sejenis senyawa tumbuhan alami dengan efek kesehatan yang kuat.

Penelitian menunjukkan bahwa jus bit yang kaya nitrat dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan kinerja fisik, dan menjaga kesehatan otak. Bukan hanya bagian umbi atau akarnya, bagian daun pada sayur bit juga banyak nutrisi, sehingga baik dikonsumsi, termasuk bisa dibuat jus.

Kubis

Setiap porsi kubis penuh dengan vitamin K dan vitamin C, bersama dengan mikronutrien lainnya, seperti folat, mangan, dan vitamin B6. Dalam klasifikasi biologi, kubis termasuk sayuran cruciferous dan berkerabat dekat dengan sayuran lain seperti brokoli, kale, kembang kol, dan kubis Brussel.

Studi menunjukkan bahwa makan lebih banyak sayuran cruciferous ini telah dikaitkan dengan risiko diabetes, penyakit jantung, dan peradangan yang lebih rendah.

Bayam

Selain memiliki rasa yang lembut dan segar, bayam juga menawarkan banyak nutrisi untuk diasup. Bayam terbukti mengandung tinggi vitamin A dan vitamin C, serta sanggup memberikan dosis antioksidan yang sehat, seperti quercetin, kaempferol, dan lutein.

Bayam juga kaya nitrat yang bermanfaat bagi kesehatan jantung. Sebuah studi pada 27 orang menemukan bahwa mengonsumsi bayam selama 7 hari secara signifikan dapat mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa jus bayam memiliki aktivitas antasida, sehingga baik dikonsumsi oleh orang yang mengalami refluks asam lambung.

Brokoli

Sayuran cruciferous ini telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan yang mengesankan. Secara khusus, brokoli adalah sumber mikronutrien utama yang sangat baik, seperti kalium dan vitamin A, vitamin B6, dan vitamin C.

Brokoli juga mengandung kaempferol, senyawa kuat yang telah terbukti bisa menetralkan radikal bebas penyebab penyakit, mengurangi peradangan, dan mengurangi pertumbuhan sel kanker dalam studi tabung reaksi. Terlebih lagi, sebuah penelitian baru-baru ini pada 960 orang mencatat bahwa makan satu porsi sayuran hijau yang kaya kaempferol dan antioksidan lainnya per hari dapat memperlambat penurunan mental terkait usia.

Untuk mengonsumsi brokoli, Anda bisa juga menjadikannya sebagai jus. Masukkan kepala dan batang brokoli untuk memanen nutrisinya.

Mentimun

Mentimun memiliki kandungan air yang tinggi. Selain dikonsumsi secara langsung, mentimun juga bisa dikonsumsi dengan cara dibuat jus. Ketika dikonsumsi, sayuran yang satu ini bukan hanya sanggup menawarkan kesegaran, tapi juga banyak nutrisi menyehatkan. Mentimun termasuk sayuran rendah kalori, tapi tinggi kalium, mangan, dan vitamin K dan vitamin C.

Menambahkan mentimun ke dalam makanan Anda dapat membantu Anda tetap terhidrasi, yang sangat penting untuk kesehatan pencernaan, fungsi ginjal, manajemen berat badan, dan kinerja fisik. Selain itu, penelitian tabung reaksi menunjukkan bahwa ekstrak mentimun dapat membantu mengurangi peradangan pada sel kulit.

Seledri

Selain kandungan airnya yang tinggi, seledri mengandung banyak vitamin A, vitamin K, dan vitamin C, serta antioksidan seperti kaempferol, asam caffeic, dan asam ferulic. Penelitian pada hewan dan tabung reaksi telah menemukan bahwa ekstrak seledri dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah, trigliserida, dan kadar kolesterol.

Sebuah penelitian pada hewan juga menunjukkan bahwa senyawa tertentu dalam seledri memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, yang dapat melindungi dari penyakit kronis. Banyak orang suka minum jus seledri sendiri, tetapi bisa juga dikombinasikan dengan jus lemon, apel, dan sayuran hijau untuk minuman yang enak.

Tomat

Tomat tidak hanya rendah kalori tetapi juga kaya dengan nutrisi penting seperti vitamin C, kalium, dan folat. Tomat juga kaya likopen, senyawa yang dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat, serangan jantung, dan stroke. Minum jus tomat terbukti dapat mengurangi peradangan, meningkatkan metabolisme, dan meningkatkan kesuburan pria.

Terlebih lagi, jus tomat dapat mengurangi peradangan yang terkait dengan olahraga, menjadikannya pilihan cerdas bagi para atlet. Pasangkan tomat dengan seledri, mentimun, dan peterseli untuk mendapatkan jus yang menyegarkan dan menyehatkan.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani