Netral English Netral Mandarin
03:01wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
KAI Tak Tambah Jumlah Perjalanan Kereta Jelang Larangan Mudik

Sabtu, 01-Mei-2021 21:45

PT KAI Tak Tambah Kereta saat Larangan Mudik
Foto : Istimewa
PT KAI Tak Tambah Kereta saat Larangan Mudik
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PT KAI (Persero) menegaskan tidak menambah jumlah perjalanan kereta api (KA) jarak jauh dengan keberangkatan dari Jakarta, baik Stasiun Pasar Senen maupun Stasiun Gambir menjelang masa larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Jakarta, Sabtu, mengatakan hingga kini tiket perjalanan untuk 6 - 17 Mei 2021 belum dijual atau belum dapat dilakukan pemesanan.

Hal itu ini merupakan bentuk dukungan PT KAI terhadap langkah pemerintah dalam penanganan COVID-19 melalui larangan mudik.

"Sejak pekan lalu hingga kini jumlah perjalanan pada masa pandemi tidak mengalami penambahan," kata Eva.

Eva menjelaskan operasional kereta jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta untuk akhir pekan ini berkisar antara 17-20 perjalanan per stasiun, baik dari Stasiun Gambir maupun Pasar Senen.

"Jumlah tersebut rata-rata sama dengan pekan sebelumnya," katanya.

Ia juga mengatakan, ketentuan penerapan protokol kesehatan dan pembatasan volume penumpang dengan kuota maksimal 70 persen tetap diberlakukan untuk seluruh rangkaian yang berangkat.

KAI Mencatat terdapat 19 KA yang berangkat dengan ketersediaan tempat duduk (TD) sekitar 9.400 pada Sabtu (1/5) dari Stasiun Pasar Senen. Dari jumlah tersebut, sekitar 6.000 kursi di antaranya telah dipesan.

Sementara itu, dari Stasiun Gambir terdapat 16 KA yang berangkat dengan ketersediaan tempat duduk sebanyak 5.100 dan sekitar 2.300 di antaranya telah dipesan.

Total ketersediaan tempat duduk di Stasiun Gambir dan Pasar Senen merupakan jumlah yang telah dibatasi dengan kuota maksimal 70 persen.

Ada pun pada masa pengetatan syarat perjalanan, seluruh penumpang kereta wajib memiliki surat keterangan pemeriksaan Covid-19 hasil negatif dengan masa berlaku 1x24 jam. Pengguna dapat memilih salah satu jenis pemeriksaan yakni PCR, GeNose Tes atau Rapid Antigen.

Ada pun situasi di Pasar Senen terlihat cukup ramai dengan antrean masuk penumpang yang mengular pada Sabtu (1/5) sore.

Namun demikian, PT KAI area Daop 1 Jakarta menyatakan situasi masih terpantau kondusif dengan penerapan protokol kesehatan.

Reporter : Antara
Editor : Wahyu Praditya P