Netral English Netral Mandarin
22:05wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Kasus COVID-19 Melonjak Drastis, 20 Daerah di Jatim Kini Berstatus Zona Merah

Rabu, 07-Juli-2021 08:36

data sebaran zonasi kasus penularan COVID-19 di Jatim dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur, Selasa (6/7/2021).
Foto : Antara
data sebaran zonasi kasus penularan COVID-19 di Jatim dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur, Selasa (6/7/2021).
7

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur mengonfirmasi bahwa di wilayah setempat saat ini terdapat 20 daerah berstatus zona merah atau berisiko tinggi penyebaran kasus virus corona baru itu.

"Pekan lalu hanya ada tiga daerah, yaitu Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, dan Kota Madiun. Tapi pekan ini 20 daerah," ujar Anggota Satuan Tugas Kuratif COVID-19 Jawa Timur dr. Makhyan Jibril ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (6/7/2021) malam.

Menurut dia, lonjakan drastis kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di sejumlah daerah menjadi penyebab bertambahnya status zona merah.

Dugaannya, katanya, akibat dari peningkatan mobilitas yang terjadi pada dua pekan lalu, ditambah varian baru COVID-19 sehingga terjadi kenaikan kasus hampir merata di Jatim.

"Maka dari itu, berdasarkan hitungan epidemiologi Gugus Tugas COVID-19 Pusat, terdapat 20 kota/kabupaten yang masuk zona merah," ucap dia.

Dokter muda kelahiran Malang 30 tahun lalu tersebut, berpesan seluruh masyarakat di Jatim harus betul-betul menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat secara total dengan harapan kasus bisa direm.

"Pesan saya 'Satu M', yaitu manuto atau berarti patuhi," kata dokter yang sekarang melanjutkan pendidikan spesialisasi di bidang Kardiologi dan Pembuluh Darah di Universitas Airlangga tersebut.

Sebanyak 20 daerah yang berstatus zona merah yakni Banyuwangi, Ngawi, Lamongan, Sampang, Kota Probolinggo, Malang, Bangkalan, Kota Madiun, Pamekasan, Kota Mojokerto, Magetan, Ponorogo, Kota Malang, Sidoarjo, Kota Kediri, Situbondo, Nganjuk, Lumajang, Kota Batu dan Bondowoso.

Sebanyak 18 daerah berstatus zona oranye (risiko penularan sedang), yaitu Kota Pasuruan, Gresik, Sumenep, Kota Blitar, Madiun, Pacitan, Kediri, Probolinggo, Kota Surabaya, Tuban, Tulungagung, Blitar, Jember, Trenggalek, Pasuruan, Bojonegoro, Mojokerto serta Jombang.

Dengan demikian, di Jatim tak ada satupun daerah berstatus zona kuning (risiko penularan rendah) serta zona hijau (tidak berisiko penularan).

Berdasarkan Satgas Penanganan COVID-19 Jatim per pukul 16.00 WIB hari ini, tambahannya sebanyak 1.808 kasus terkonfirmasi positif, lalu 1.077 kasus sembuh dan 122 kasus meninggal dunia.

Secara kumulatif hingga saat ini terkonfirmasi sebanyak 182.076 kasus, yang rinciannya 12.494 kasus (6,86 persen) dirawat, berikutnya angka sembuh mencapai 156.444 kasus (85,92 persen), serta 13.138 kasus (7,21 persen) meninggal dunia.

Reporter : Antara
Editor : Nazaruli