Netral English Netral Mandarin
20:50wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Kasus COVID-19 Terkendali, Penjualan Kendaraan Bermotor Bakal Lampaui Ekpekstasi

Kamis, 23-September-2021 05:00

Kendaraan bermotor di Jakarta.
Foto : Twitter TMC Polda Metro Jaya
Kendaraan bermotor di Jakarta.
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tim Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memprediksi penjualan sepeda motor tumbuh 30,8 persen menjadi 4,8 juta unit pada 2021, dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 14,5 persen, karena berlanjutnya pemulihan ekonomi setelah kasus COVID-19 terus menurun.

Namun, Kepala Ahli Ekonomi (Chief Economist) Bank Mandiri Andry Asmoro dalam hasil kajian yang disampaikan di Jakarta, Rabu (22/9/2021), menyampaikan risiko kembali melonjaknya kasus COVID-19 masih ada dan bisa terjadi kapan saja.

Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor domestik pada Agustus 2021 tumbuh 24,8 persen (mom) sebanyak 470,1 ribu unit.

Andry menyebut, peningkatan pada Agustus ini merupakan dampak dari permintaan yang tertahan (pent-up demand) karena pada Juli 2021 pemerintah menerapkan PPKM darurat untuk menekan laju penularan COVID-19.

Sepeda motor jenis skuter matik menguasai penjualan motor domestik dengan pangsa pasar 87,3 persen terhadap total penjualan periode Januari-Agustus 2021. Jumlahnya mencapai 2,9 juta unit.

Untuk Penjualan motor bebek mencapai 216,3 ribu unit dengan pangsa pasar 6,56 persen dan motor sport sebanyak 203,1 ribu unit dengan pangsa pasar 6,16 persen.

Tim Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk juga memperkirakan penjualan mobil pada 2021 akan tumbuh 38,6 persen menjadi 737.159 unit dibandingkan 2020 yang sebanyak 532.027 unit, menyusul perpanjangan diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM).

Perpanjangan diskon PPnBM kendaraan bermotor menjadi katalis positif yang bisa mendorong penjualan mobil sampai akhir 2021.

Seperti dikutip dari Antara, Tim Ekonom Bank Mandiri itu juga telah menghitung penjualan mobil penumpang yang mendapatkan diskon PPnBM pada periode Maret-Agustus 2021 tumbuh sebesar 210,9 persen.

Sebagai perbandingan, mobil yang tidak mendapatkan diskon PPnBM hanya tumbuh sebesar 126,3 persen.

Pada Agustus 2021, Gaikindo mencatat penjualan mobil wholesale (dari pabrik ke dealer) pada Agustus 2021 tumbuh 25 persen (mom) dengan penjualan sebanyak 83.319 unit. Mobil penumpang tumbuh 24 persen (mom) dan penjualan mobil niaga tumbuh 28,7 persen.

Reporter : Antara
Editor : Irawan HP