Netral English Netral Mandarin
20:58wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Kasus Donasi Rp2 T, Andi Arief Desak Polisi Usut Hubungan Denny Siregar Cs dengan Putri Akidi Tio

Senin, 02-Agustus-2021 21:45

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief
Foto : Istimewa
Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyoroti kabar penetapan tersangka terhadap anak almarhum Akidi Tio, Heriyanti terkait kasus donasi Rp2 triliun.

Heriyanti ditetapkan sebagai tersangka karena diduga berbohong  mengenai pemberian bantuan sebesar Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) yang penyerahannya dilakukan secara simbolis di Mapolda Sumsel pada Senin (26/7/2021) lalu.

"Datang ke Polda Sumsel seolah-olah mau sumbang 2 T, diliput media," tulis Andi Arief di akun Twitter-nya, Senin (2/8/2021).

"Putri Akidi Tio punya alasan pinjam/tipu sana sini dengan alasan biaya pencairan.Hasilnya nol," katanya.

Andi kemudian menyinggung pegiat media sosial Denny Siregar cs yang memuji-muji  sumbangan Rp2 triliun keluarga Akidi Tio hingga menyindir pihak-pihak yang dianggap tidak berkontribusi terhadap penanganan pandemi.

Menurut Andi, polisi juga harus mencari hubungan keterlibatan Deny siregar cs dengan putri Akidi Tio.

"BuzzeRp Deny Siregar dkk sebarkan opini," cuit @Andiarief_.

"Polisi harus mencari hubungan keterlibatan Deny siregar dkk dengan putri Akidi Tio," ujar Andi.

Lebih lanjut, Andi mengatakan bahwa polisi harus memanggil Denny Siregar cs. "Polisi presisi harus panggil deny siregar dkk," tandasnya.

Seperti diberitakan, Polda Sumsel menetapkan anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti sebagai tersangka kasus sumbangan Rp2 triliun untuk penanganan pandemi di Sumsel.

Polisi menetapkan hal itu sesuai dengan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana terkait penyebaran berita bohong.

"Sekarang tersangka masih diperiksa, statusnya saat ini sudah tersangka karena kita sudah mengumpulkan alat bukti yang cukup," ujar Direktur Intelkam Polda Sumsel Komisaris Besar Ratno Kuncoro kepada wartawan, Senin (2/8/2021).

Namun, belakangan Humas Polda Sumsel membantah soal Heriyanti sudah jadi tersangka. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi menyebut Heriyanti masih dalam proses pemeriksaan.

"Statusnya masih dalam proses pemeriksaan. Belum tersangka, yang menetapkan tersangka Direskrimum yang punya kewenangan dalam proses penyidikan," ujar Supriadi saat konferensi pers di Polda Sumsel, Senin. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati