3
Netral English Netral Mandarin
19:05 wib
Menko Polhukam Mahfud MD membantah tudingan yang menyebut pemerintah melindungi jalannya Kongres Luar Biasa ( KLB) kubu kontra-Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan agar warga Jakarta untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat dan petir hari ini, Senin (8/3).
Kasus Dugaan Rasisme, Prof Yusuf Leonard Mangkir dari Panggilan Polisi, Ini Alasannya

Senin, 15-Februari-2021 15:35

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan
Foto : Antara
Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan
2

MEDAN, NETRALNEWS.COM - Guru besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Yusuf Leonard Henuk mangkir dalam pemanggilan sebagai saksi oleh penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara, Senin (15/2/2021). 

Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan yang dijumpai di Mapolda Sumut, Senin mengatakan pemanggilan yang diagendakan Senin pada pukul 10.00 WIB, tidak dihadiri Yusuf karena ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.

"Tim kuasa pengacaranya sudah datang ke Polda melaporkan bahwa yang bersangkutan tidak bisa hadir hari ini karena sesuatu tugas yang tidak bisa ditinggalkan," katanya.

Namun begitu, kata MP Nainggolan, yang bersangkutan sudah meminta pergantian jadwal pemanggilan tersebut.

"Dia berjanji akan segera datang, Mudah-mudahan besok bisa selesai tugasnya," katanya.

Sementara itu pengacara Yusuf, Rinto Maha yang dikonfirmasi melalui pesan singkat mengatakan bahwa kliennya tidak dapat menghadiri panggilan polisi karena ada jadwal kuliah.

"Kami sudah telpon rekan penyidik tadi pagi agar besok direschedule (penjadwalan ulang) jam 09.00 WIB. Infonya beliau (Yusuf-red) hari ini ada kuliah perdana kurang pas kalau tidak mengajar, dan saya juga ada giat hari ini yang bentrok," ujarnya.

Yusuf dipanggil tim penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut terkait dugaan kasus rasisme. Ia menyandingkan foto monyet sedang berkaca dengan foto aktivis HAM Natalius Pigai dan di-posting ke media sosial.

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli