Netral English Netral Mandarin
12:25wib
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan melaporkan Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Bupati Kolaka Timur (Koltim) Andi Merya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Kasus Muhammad Kace, PusdikHAM Minta Polri Proaktif Sebelum Terlambat

Senin, 23-Agustus-2021 17:41

Youtuber Muhammad Kace atau Muhammad Kece
Foto : Istimewa
Youtuber Muhammad Kace atau Muhammad Kece
43

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pernyataan yang diduga sebagai penistaan agama yang dilakukan oleh Youtuber Muhammad Kace atau Muhammad Kece memunculkan berbagai reaksi keras dari publik.

Mengomentari hal itu, Direktur Pusat Pendidikan HAM Uhamka (PusdikHAM) Maneger Nasution mengatakan, sebelum terlambat, ada baiknya yang bersangkutan segera meminta maaf dengan tulus dan menyatakan penyesalan secara terbuka ke publik atas ucapan pelecehan tersebut.

"Kece sebaiknya berjanji tidak akan mengulangi lagi kata dan laku yang cacat nalar kemanusiaan tersebut di masa mendatang," kata Maneger Nasution melalui keterangan tertulis, Senin (23/8/2021).

Maneger juga meminta publik agar tidak terprovokasi dengan kasus Muhammad Kace. Publik yang merasa tidak nyaman dengan kasus ini, lanjut Maneger, sebaiknya menempuh cara yang elegan melalui mekanisme hukum yang tersedia.

"Misalnya dengan mengajukan yang bersangkutan ke proses hukum untuk dimintai pertanggungjawaban atas kata dan lakunya," ujar mantan Komisioner Komnas HAM itu.

Selain itu, ia juga meminta pihak berwajib untuk proaktif menangani kasus ini sesegera mungkin, sebelum terlambat, agar tidak memantik keresahan publik yang lebih besar lagi.

"Meminta kepada setiap warga negara untuk tidak hanya merasa bisa, tapi juga harus bisa merasa. Salah satu nilai paling elementer dalam HAM itu adalah sikap respek," jelas Maneger.

"Seorang warga negara harus bisa merasa dan menghormati perasaan dan apalagi keyakinan orang lain. Penghormatan terhadap keyakinan orang lain adalah kasta tertinggi dalam HAM," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Muhammad Kace tengah ramai diperbincangkan publik gara-gara ucapannya mengenai agama Islam.

Terdapat sejumlah akun YouTube yang menayangkan video Muhammad Kece bicara mengenai agama Islam, diantaranya akun MuhammadKece, juga akun MurtadinIndonesia.

Diantara ucapan Muhammad Kece yang dianggap menyimpang adalah Dia menyebut kitab kuning yang diajarkan di pondok pesantren menyesatkan dan menimbulkan paham radikal. 

Selain itu, dia juga menyebut ajaran Islam tidak benar sehingga harus ditinggalkan. Ia pun menyebut Nabi Muhammad SAW adalah pengkikut jin.

Bahkan dalam beberapa video Ia kerap melontar salam yang berbunyi, "assalmualaikum wataohmat yesus wabarokatuh," tutur Muhammad Kace.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli