Netral English Netral Mandarin
21:15wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Kasus Sengketa Lahan di Sentul, Lieus Minta Jokowi Turun Tangan

Selasa, 14-September-2021 20:00

Lieus Sungkarisma
Foto : Istimewa
Lieus Sungkarisma
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kasus sengketa tanah antara warga Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, termasuk di dalamnya aktivis Rocky Gerung, kontra perusahaan properti PT Sentul City Tbk ramai di media sosial.

Terkait kasus sengketa yang terjadi, Aktivis yang juga tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma meminta Presiden Jokowi turun tangan membenahi karut marut masalah pertanahan di Indonesia.

Karena menurut Lieus, permasalahan tanah ini telah membuat banyak rakyat menderita akibat kehilangan lahan dan tempat tinggalnya.

"Pak (Jokowi), Bapak jadi presiden masih tiga tahun lagi. Saya pikir yang gak kalah penting, Pak, selain masalah korupsi, Covid, ini masalah pertanahan Bapak harus tuntaskan, Pak," kata Lieus seperti dikutip Selasa (14/9/2021) dari video yang diunggah ke akun YouTube-nya, Lieus Sungkharisma Official.

Tokoh yang pernah dijerat kasus makar ini mengaku miris melihat Indonesia yang telah 76 tahun merdeka, namun masalah pertanahan masih saja menjadi problem.

"Kita lihat Rocky Gerung, rumahnya itu (mau digusur). Kebeneran Beliau punya nama, sehingga semua orang jadi tahu kasusnya dengan Sentul City. Apa yang dialami Rocky Gerung itu dialami banyak penduduk Indonesia, di seluruh Indonesia, di seluruh pelosok," ujar Lieus.

Lieus lalu menyoroti kasus-kasus pertanahan yang biasanya berujung penggusuran dengan disertai pengerahan preman. Modus seperti itu, kata Lieus, bukan lagi rahasia.

"Jadi, yang punya duit dan dekat pada kekuasaan suka-suka memanfaatkan kekuasaannya, uangnya, untuk membayar preman, tukang pukul, untuk membongkar, membolduser rumah-rumah penduduk yang seharusnya dilindungi oleh pemerintah," ungkapnya.

Lieus menegaskan, dari kasus Rocky Gerung, Jokowi perlu turun tangan.

"Bukan karena Rocky Gerung, Pak, (tapi) turun tangan untuk semua kasus pertanahan, karena ini harus ditata dengan baik. Jangan sampai ada isu beberapa gelintir orang menguasai tanah yang sangat luas, sedang rakyat, petani, tidak punya apa-apa. ini yang harus bapak perhatikan," tegas Lieus.

Koordinator Forum Rakyat ini juga mengatakan, khusus untuk kasus Rocky Gerung vs Sentul City, ini dapat dijadikan pembelajaran dan percontohan.

"Saya kira ini harus dibuka. Kepemilikan Sentul City yang punya sertifikat itu harus kita buka secara transparan. Dasar kepemilikan Sentul City itu darimana. Apalagi prosedur cara mendapatkan sertifikat itu tidak benar, tidak sesuai prosedur," pungkas Lieus.

Seperti diketahui, saat ini PT Sentul City Tbk sedang bersiteru dengan puluhan warga Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, karena perusahaan properti itu mendadak mengakui lahan yang ditempati warga sebagai miliknya berdasarkan bersertifikat SHGB Nomor B 2412 dan 2411.

Lahan yang diklaim tersebut termasuk lahan yang ditempati Rocky Gerung di Blok 026 Kampung Gunung Batu RT 02 RW 11, Desa Bojong Koneng, dengan luas 800 m2.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani