Netral English Netral Mandarin
03:11wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Kasus Wanita Memaki Aparat, Minuman 212 Malah Jadi Fokus Perhatian, Netizen: Obat Kuat Nongol Mulu

Senin, 17-Mei-2021 08:00

Kolase minuman kemasan 212 di rumah pemilik mobil Plat B yang viral
Foto : Terkini
Kolase minuman kemasan 212 di rumah pemilik mobil Plat B yang viral
19

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengendara mobil Honda Mobilio yang mengaku polisi dan memaki petugas saat disuruh putar balik akhirnya didatangi aparat kepolisian.

Akun media sosial cetul22 membagikan postingan berisi foto suasana rumah pengendara mobil Honda Mobilio tersebut.

Terlihat. Seorang pria dan wanita berjilbab yang diduga pelaku yang memaki petugas sedang berada di teras rumahnya menerima tamu yang diketahui anggota polisi.

Lucunya, di akun FB Mak Lambe Turah, Senin 17 Mei 2021, benyak netizen malah fokus menanggapi soal minuman kemasan bermerek 212.

Bahkan, MLT juga mengaitkan dengan kasus viral seorang ibu teriak “goblok” gegara  kecewa dengan pesanan barang secara online.

MLT: “Jangan2 ibunya yang blok goblok juga sama minumnya ini.”

Mery Surjanah: “Wkwk 212.”

Dafi: “Buhset.. Iklan obat kuat nya nongol mlulu…”

Mbah Blegux: “Air kegoblokan.”

Dandy: “Mantap air 212 nya.”

Arien Daw: “Kynya aku pernah deh mak, pas sblm covid ada main k rmh sodara disuguhin air mineral merek ini, pas disebelahnya ada merek lain, aku milih merek lainnya. Itu brarti aku murtad ga mak?”

Mengutip dari tayangan tvOne, kedua pelaku yang sempat memaki aparat tersebut telah mendatangi Polres Sukabumi dan telah meminta maaf atas perbuatannya.

Menariknya, saat foto kunjungan polisi ke rumahnya dibagikan, para netizen lebih fokus ke merek minuman gelas yang disajikan pemilik rumah tersebut.

Diketahui, merek air minum gelas yang disajikan adalah 212.

“Merk air gelasnya 212,” tulis seorang netizen.

“Itu bener ya, yg maki-maki anj*ng minumannya 212?” Tulis aktivis NU Muhammad Guntur Romli.

Seperti diketahui, Pengendara mobil Honda Mobilio tersebut mengaku polisi agar bisa lolos penyekatan perbatasan di Bogor-Sukabumi, Jawa Barat.

Tidak hanya mengaku polisi, pengendara itu juga mengeluarkan kata kasar ke petugas saat diminta pubar balik sesuai dengan aturan larangan mudik pemerintah yang berlaku hingga 17 Mei 2021.

Akhirnya pengendara mobil tersebut keciduk polisi.

Seperti diketahui, sebelumnya jagat media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan satu keluarga pemudik meneriaki petugas pos penyekatan dengan sebutan nama hewan.

Dilihat dari video tersebut, Sabtu 15 Mei 2021, tampak awalnya seorang petugas meminta satu keluarga pemudik yang mengendarai mobil itu untuk putar balik arah karena pemerintah melarang warga untuk mudik.

“Saya udah benar pak. Oleh (aturan) pemerintah. Saya jelaskan aturannya (larangan mudik) yah,” ujar sang petugas kepada pria yang berada di kursi depan mobil pemudik tersebut.

Tak terima dengan penyampaian petugas, seorang wanita berjilbab dari keluarga pemudik itu yang duduk di kursi tengah lantas meneriaki sang petugas tersebut dengan sebutan nama binatang.

“Anjing lo yah,” ujar wanita yang mengenakan jilbab biru sambil menunjuk-nunjuk ke arah petugas itu.

Berdasarkan informasi, peristiwa dalam video viral tersebut terjadi di pos penyekatan sekitar wilayah Bogor-Sukabumi.

Sontak video itu menuai kegeraman dari warganet di media sosial. Salah satu netizen, MurtadhaOne1 menilai ucapan pemudik wanita yang meneriaki petugas tersebut tidak sesuai dengan penampilannya yang berjilbab.

“Mulut ma hijab gak sinkron,” ujarnya seperti dinukil Terkini.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati