Netral English Netral Mandarin
00:53wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Kebijakan Anies Nyata, Geisz Chalifah: Mereka Ingin Anies Terlihat Berperilaku seperti Mereka Jualan Baliho

Minggu, 05-September-2021 11:35

Geisz Chalifah
Foto : Kolase Netralnews
Geisz Chalifah
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisaris Ancol, Geisz Chalifah menilai bahwa kebijakan Gubernur Anies Baswedan nyata tak seperti “politikus baliho”.  Namun ada pihak yang ingin membuat citra Anies seperti mereka. 

“Mereka pingin Anies terlihat berperilaku spt mereka; JUALAN BALIHO disaat pandemi spt ini.   Anies membuat kebinyakan nyata. Menurunkan harga  air bersih utk keadilan sosial  bukan majang baliho,” kata Geisz Chalifah, Minggu 5 September 2021. 

Sebelumnya,spanduk bertuliskan Anies Baswedan For Presiden 2024 di salah satu Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) wilayah Jakarta Barat sudah diturunkan.

Hal itu dibenarkan oleh Kasatpol PP DKI Jakarta, Arifin. Namun demikian, ia mengatakan yang menurunkan spanduk itu bukan pihaknya.

"Udah diturunkan. Pada saat kita mau turunkan, sudah tidak ada," kata Arifin saat dihubungi, Selasa (31/8).

Arifin mengaku tidak tahu siapa yang menurunkan spanduk itu. Ia pun mengimbau semua pihak mematuhi ketentuan perizinan dalam pemasangan spanduk.

"Semua spanduk apapun tetap harus sesuai dengan perizinan," ucapnya.

Mengutip Detik, sebuah spanduk terpampang di JPO Kawasan Slipi, Jakarta Barat, pada Senin (30/8).

Spanduk itu memperlihatkan foto Anies mengenakan batik dengan latar putih. Di samping foto, terdapat kalimat bertuliskan "Anies Baswedan For Presiden 2024."

Dalam spanduk itu juga tercantum nama 'Dewan Pengurus Pusat Aksi Rakyat Bersatu'. Selain foto Anies, tercantum tulisan Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Termasuk foto seorang pria dengan nama Drs. H. Achmad Tandjung, yang disebut sebagai ketua umum.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebelumnya juga sudah menanggapi munculnya spanduk Anies itu.

Menurut Riza, saat ini adalah era demokrasi. Kata dia, masyarakat bebas menyampaikan aspirasinya.

"Memang ini era demokrasi. Masyarakat punya hak, kesempatan yang sama untuk menyampaikan," kata Riza kepada wartawan, Senin (30/8) malam.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli