Netral English Netral Mandarin
22:38wib
Enam belas tim telah memastikan lolos ke babak 16 besar Euro 2020 (Euro 2021) usai berlangsungnya matchday terakhir penyisihan grup, Kamis (24/6) dini hari WIB. Sejumlah daerah di provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta masuk kategori zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penularan virus corona (covid-19) dalam sepekan terakhir
Kecam Aksi Bom di Katedral Makassar, PA 212: Tindakan Pelaku Tak Terkait Urusan Agama Apapun

Senin, 29-Maret-2021 06:45

Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif.
Foto : Istimewa
Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif.
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Persaudaraan Alumni (PA) 212 mengutuk aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Minggu (28/3/2021).

"Kami segenap keluarga besar PA 212 mengecam dan mengutuk keras aksi peledakan bom di sekitar tempat ibadah (gereja) yang terjadi hari ini," kata Ketua Umum PA 212 Slamet Ma'arif dalam keterangannya, Minggu (28/3/2021).

Slamat meyakini jika perbuatan pelaku tidak ada kaitannya dengan urusan agama apapun, sebab semua agama tidak pernah mengajarkan umatnya untuk melakukan teror seperti itu.

"Saya yakin siapapun pelakunya tidak terkait dengan urusan agama apapun, karena semua agama tidak pernah mengajarkan umatnya untuk melakukan teror kepada siapapun," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menghimbau kepada semua pihak untuk tetap tenang dan tidak mengambil kesimpulan atau spekulasi sendiri mengenai peristiwa itu. "Biarkan pihak kepolisian bekerja untuk mengungkapnya," pungkas Slamet.

Seperti diberitakan, ledakan bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/03/2021) sekitar pukul 10.30 WITA. Pada saat kejadian, jemaat tengah beribadah di dalam gereja.

Menurut Menko Polhukam Mahfud MD, dua orang diduga pelaku bom bunuh diri tewas dalam peristiwa tersebut. Sementara 20 orang lainnya yang terdiri dari masyarakat dan petugas keamanan gereja luka-luka.

"Peristiwa ini sampai sekarang mengakibatkan dua orang yang diduga pelaku bom bunuh diri tewas serta 20 orang masyarakat dan petugas keamanan Gereja Katedral luka sehingga mereka dirawat di berbagai rumah sakit," kata Mahfud, Minggu (28/3/2021).

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian