Netral English Netral Mandarin
13:50wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Kecam Aksi Perusakan Masjid Ahmadiyah, Sekjen PBNU: Kita Bukan Negara Barbar, Jangan Main Hakim Sendiri!

Senin, 06-September-2021 14:40

Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini
Foto : Istimewa
Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam keras aksi perusakan Masjid Miftahul Hida milik Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Sintang, Kalimantan Barat pada Jumat (3/9/2021).

Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini mengatakan, aksi perusakan Masjid Ahmadiyah oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Aliansi Umat Islam itubertentangan dengan nilai agama dan hukum di Indonesia.

“Kami mengecam keras segala aksi perusakan, karena ini bertentangan dengan nilai agama.Terlebih Indonesia adalah negara hukum, mari kita selesaikan segala perbedaan yang ada ini dengan musyawarah untuk mufakat, tidak kemudian main hakim sendiri," kata Helmy, Minggu (5/9/2021).

"Karena kita bukanlah negara barbar, tapi kita adalah negara dengan koridor hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Marilah kita hormati hukum dan perundang-undangan itu," sambungnya.

Helmy meminta aparat keamanan untuk segera mengusut dan menindak tegas pelaku perusakan Masjid Ahmadiyah. "Kami meminta aparat keamanan mengusut dan sekaligus menindak tegas oknum-oknum yang melakukan perusakan," ujarnya.

Lebih lanjut, Helmy menghimbau kepada semua pihak untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan upaya provokasi untuk memecah bangsa, seperti aksi perusakan Masjid Ahmadiyah itu.

Ditambahkannya, prasangka baik antarsesama anak bangsa mesti dikedepankan sehingga dapat terus membangun kebersamaan secara baik. Salah satunya dilakukan dengan cara membangun dialog. 

“Mari terus membangun dialog antarumat beragama ataupun antarberbagai macam mazhab dan keyakinan, agar kita senantiasa dapat hidup dalam satu ikatan kekeluargaan kebangsaan, sehingga kita dapat menyelesaikan segala masalah ini dengan baik,” ujar Helmy.

"Marilah kita terus jaga persatuan dan kesatuan bangsa, mari kita terus bergandengan tangan untuk menata Indonesia ke depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P