Netral English Netral Mandarin
11:24wib
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengaku siap maju menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Presiden Joko Widodo ingin agar pelaksanaan penyuntikan booster vaksin Covid-19 dilakukan mulai awal 2022.
Kecewa dengan Sandiaga Uno, Christ: Rakyat Kecil Bingung Bagaimana Bisa Makan Malah Disuguhi Komedian

Jumat, 16-Juli-2021 09:11

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno
Foto : Kemenparakraf
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno
39

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tokoh asal Papua, Christ Wamea kecewa dengan cara Sandiaga Uno mengusulkan bagaimana harus menghadapi pandemi Covid di tengah kebijakan PPKM Darurat.

Menurut Christ Wamea, saat ini banyak rakyat kecil susah makan namun mengapa malah disuguhi para komedian. 

“Rakyat kecil ada bingung bgmn bisa makan yg disuguhi komedian utk menghibur,” kata Christ Wamea, 16 Juli 2021.

Untuk diketahui, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno meminta para komedian dalam negeri berkolaborasi menghibur masyarakat untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh di tengah meningkatnya angka kasus Covid-19. Permintaan itu ia sampaikan saat bertemu Persatuan Seniman Komedi Indonesia (Paski).

"Kalau kita mendapatkan humor, ada hormon endorfin untuk meredakan nyeri dalam tubuh kita saat tertawa, menonton komedi, mendengarkan musik dan makan cokelat," ujar Sandiaga dalam keterangannya, Rabu, 14 Juli 2021.

Sandiaga meyakini peran pelaku ekonomi kreatif, termasuk seniman komedi, dapat menumbuhkan harapan di masa Pandemi Covid-19. Ia menyebut peran komedian yang menghadirkan tayangan berkualitas serta menghibur secara tidak langsung dapat meningkatkan imun seseorang.

Tayangan komedi itu pun bisa disalurkan baik melalui televisi maupun media sosial. Sandiaga mengatakan pemerintah akan berkolaborasi dengan para pelaku seniman komedi untuk mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air.

"Kami siap berkolaborasi. Ada tiga yang kami lihat sebagai potensi, yakni edukasi, event, dan ekonomi kreatif dari pengembangan destinasi," ujar Sandiaga.

Sandiaga mengimbuhkan, sektor ekonomi kreatif pun tak hanya  mampu memberikan hiburan kepada masyarakat, tapi juga menjadi penyokong pemulihan ekonomi.

Berdasarkan Data Statistik Indikator Makro Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional terus meningkat dari Rp 526 triliun pada 2010 menjadi Rp 989 triliun pada 2017. Sedangkan pada 2019, sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi sebesar Rp 1,105 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB).

“Walaupun pandemi Covid-19 membuat PDB ADHK (atas dasar harga konsumen) ekonomi kreatif pada 2020 mengalami pertumbuhan minus 2,39 persen, subsektor seperti televisi, radio, aplikasi dan, game developer, justru mengalami peningkatan,” ujar Sandiaga dinukil Tempo.co.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati