Netral English Netral Mandarin
09:12wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Kehilangan Kontak di Atas Kepulauan Seribu, Kemenhub Koordinasi dengan Basarnas

Sabtu, 09-January-2021 20:31

Pesawat Sriwijaya Air
Foto : Istimewa
Pesawat Sriwijaya Air
21

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia memastikan akan berkoordinasi dengan pihak Badan SAR Nasional dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait hilangnya pesawat Sriwijaya Air.

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengakatan, untuk informasi soal jumlah penumpang hingga keberadaan pesawat, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Badan SAR Nasional dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

"Kita akan memastikan semua informasi bersama Basarnas dan KNKT," kata Adita dalam program Breaking News TVOne, Sabtu (9/1/2021).

Adita melanjutkan, berdasarkan informasi yang diterima pesawat tersebut kehilangan kontak di atas Kepulauan Seribu.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak, Sabtu (9/1/2021) sore.

Kabar hilang kontak pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dikabarkan oleh akun Twitter Flightradar24.

Akun centang biru itu mengabarkan Sriwijaya Air hilang kontak setelah 4 menit lepas landas dari Jakarta.

Berdasarkan catatan di situs flighradar24.com, pesawat terbang pukul 14.36 WIB dari Bandara Seokarno Hatta. Seharusnya pesawat tiba di Bandara Supadio pukul 15.15 WIB. Namun, hingga saat ini pesawat tak kunjung mendarat.

Informasi yang diperoleh netralnews com, pesawat ini membawa 59 penumpang. Terdiri 53 penumpang dewasa, 5 anak dan 1 bayi.

Pesawat ini merupakan pesawat Boeing 737-524 dengan registrasi PK-CLCV. Pesawat itu hilang kontak 11 nautical mile lepas pantai Jakarta saat menanjak dari ketinggian 11,000 feet menuju 13,000 feet pukul 07.40 UTC atau sekitar pukul 14.40.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati