Netral English Netral Mandarin
03:16wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Kekuasaan Jokowi Tak Terancam Lockdown? Rachland Nashidik: Saya Tak Mampu Memahami Argumentasi Beliau

Minggu, 01-Agustus-2021 08:40

Rachland Nashidik
Foto : Terkini.id
Rachland Nashidik
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Demokrat Rachland Nashidik mengaku dirinya tak mampu memahami argumentasi Presiden Jokowi yang tak mau menjalankan Lockdown. 

“Nih, dengerin, Pak Jokowi tak melihat lockdown ancaman terhadap pemerintahannya. Beliau menolak lockdown karena PPKM saja ditolak rakyat. Saya terus terang tak mampu memahami argumentasi beliau. Tapi pokoknya lockdown tidak menjatuhkan pemerintah! Jelas?” kata Rachland, Minggu 1 Agustus 2021.

Lebih jauh Rachland Nashidik juga menyentil Jokowi seolah masyarakat menjerit karena PPKM, padahal karena tak dijamin kehidupannya oleh negara.

"Menjerit karena lapar, Pak," ucap Rachland, melalui Twitter, Jumat (30/7).

Dalam UU Kekarantinaan Kesehatan 6/2018, lockdown disebut sebagai Karantina Wilayah. Kebijakan ini tak diambil karena ada kewajiban negara memenuhi kebutuhan hidup masyarakat, termasuk pakan ternak.

"Selama dalam Karantina Wilayah, kebutuhan hidup dasar orang dan makanan hewan ternak yang berada di wilayah karantina menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat." - Pasal 55 Ayat 1 UU No. 6/2018

Karena itu, Jokowi mengambil istilah baru yang tak ada di undang-undang, disebut Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Istilah itu punya buntut dan bergonta-ganti seperti Mikro, Darurat, dan terakhir PPKM Level 4-2.

Rachland mengkritik Jokowi karena kebijakan PPKM memaksa setiap orang berada di rumah --yang berarti sama dengan lockdown, tapi tak dijamin kebutuhan sehari-hari.

Sebelumnya, pernyataan Jokowi disampaikan saat memberikan bantuan presiden bagi 20 perwakilan pemilik usaha mikro di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, siang tadi.

"Kemarin PPKM Darurat kan semi lockdown, itu masih saja saya masuk kampung, saya masuk ke daerah, semuanya menjerit untuk dibuka," ucap Jokowi, Jumat (30/7).

"Saya kira bapak ibu juga sama, mengalami hal yang sama," imbuhnya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Nazaruli