Netral English Netral Mandarin
14:20wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Kemendag Genjot Transaksi Perdagangan Lewat Alat Pembayaran Berbasis QR

Selasa, 10-Agustus-2021 19:00

Ilustrasi transaksi perdagangan
Foto : Istimewa
Ilustrasi transaksi perdagangan
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga terus menggenjot digitalisasi pasar dan transaksi. Oleh karena itu ia terus melakukan sosialisasi dan menghimbau stake holder agar memanfaatkan QRIS (Quick response code Indonesian Standard) secara optimal.

Kali ini Wamendag menghimbau kepada seluruh anggota ke beberapa platform belanja online, Hippindo dan konsumennya. Menurut Wamendag pesan ini harus disampaikan terus menerus untuk mendukung adaptasi dan transformasi dalam mekanisme perdagangan termasuk dalam upaya mitigasi pandemi.

"Pandemi ini memberikan pesan pada kita agar kita bertransformasi makin digitalized. Penggunaan QRIS secara optimal adalah salah satu langkah konkret dalam digitalisasi pembayaran sehingga lebih aman secara kesehatan dan lebih cepat dan praktis dari segi teknis transaksi," ujar Jerry dalam keterangannya, Selasa (10/8/2021).

Menurut Jerry sosialisasi mengenai QRIS oleh para pedagang dan pengusaha akan sangat menguntungkan. Pasalnya, para pedagang dan pelaku usaha akan mengurangi kerepotan dan kerumitan pada proses transaksi tunai.

Masyarakat Indonesia selama ini memang punya kultur transaksi tunai. Perlu upaya yang cukup intensif agar bisa beralih pada digitalisasi transaksiKultur itu harus diubah sedikit demi sedikit karena ke depan memang arahnya akan terdigitalisasi semua. 

Bahkan untuk daerah perkotaan, belum semua menggunakan transaksi secara digital secara optimal. Jadi sudah menjadi tugas bersama untuk terus mendidik masyarakat," Imbuh Jerry.

Dalam hemat Jerry, di tengah pandemi, penggunaan QRIS juga akan membuka terobosan dalam proses belanja. Jerry mengatakan bahwa agar bisa berjualan di tengah berbagai pembatasan aktivitas sosial, penggunaan QRIS bisa membuka alternatif baru.

Ia mencontohkan bahwa dengan pemasangan QRIS dipadukan dengan sistem penjualan lewat online seperti WA, tenant-tenant di mall masih bisa berjualan.

"Jadi para tenant tinggal pasang QRIS saja. Kirim barcode QRIS ke jaringan whatsapp dan yang lain. Jadi customer pesan dan bayar langsung tanpa harus ke mall, lewat jaringan online saja. Dengan begitu dampak pandemi dalam penjualan bisa ditekan," Kata Wamendag.

Selain menguntungkan masyarakat dan pelaku usaha, menurut Wamendag, digitalisasi transaksi juga akan menguntungkan negara, khususnya dalam membantu Bank Indonesia untuk menekan penggunaan uang fisik (kartal). 

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani