Netral English Netral Mandarin
09:57 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Kemensos: HKSN Saat Pandemi, Momentum Tumbuhkan Semangat Gotong Royong

Kamis, 17-December-2020 21:50

Dirjen Dayasos Edi Suharto Didampingi Ketua HKSN 2020 (kiri) dan Kadis Sosial Prov. Sulut (kanan)
Foto : Kementerian Sosial
Dirjen Dayasos Edi Suharto Didampingi Ketua HKSN 2020 (kiri) dan Kadis Sosial Prov. Sulut (kanan)
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Edi Suharto mengatakan, untuk memutus mata rantai Pandemi Covid-19, salah satunya diperlukan semangat gotong royong yang harus tetap digelorakan.

Dampak dari pandemi Covid-19 membuat semua lini kehidupan berubah dengan cepat, bahkan beberapa aktivitas lebih sering dilakukan secara daring termasuk bersekolah dan bekerja.

Kemensos hadir melalui Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2020, dengan tema utama, ‘Kesetiakawanan Sosial Melawan Covid-19’.



Diharapkan kesetiakawanan sosial mampu membawa semangat saling berbagi yang dilandasi semangat gotong royong, kerelaan, kesetiaan, kebersamaan, toleransi, dan kesetaraan untuk meningkatkan harkat, martabat hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saat pandemi Covid-19, HKSN menjadi momentum menumbuhkan semangat gotong royong dan penyadaran memutus rantai pandemi menjadi cara penyelesaian krisis paling efektif, paling cepat serta bisa langsung pada pokok masalah," ujar Dirjen Edi di Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Tema HKSN 2020, kata Edi, untuk tumbuhkan kebersamaan kegotongroyongan dalam upaya memutus penularan Covid-19 serta menggugah kesadaran akan bahaya Covid-19, serta untuk pencegahan sesuai protokol kesehatan, petunjuk pelaksanaan, serta petunjuk teknis dari pemerintah.

Dua Tujuan peringatan HKSN, pertama membangun ingatan kolektif seluruh elemen masyarakat Indonesia tanpa kecuali, agar nilai-nilai kesetiakawanan sosial tetap kuat sebagai modal social dalam membangun Indonesia.

Kedua, untuk stimulus berbagai gerakan peduli dan aksi sosial di masyakarat dalam bentuk apapun agar menimbulkan kerekatan sosial, meminimalisir kesenjangan sosial dan menciptakan kedaulatan social.

"Dalam gotong royong tidak sekedar memutus mata rantai Covid-19, namun dalam kehidupan sehari-hari agar mendapatkan hasil maksimal tidak hanya dilakukan oleh pemerintah melainkan juga oleh segenap daya dan potensi yang ada di masyarakat, ” pungkas Edi.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani