Netral English Netral Mandarin
22:46wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Kepanikan Tasya Kamila dan Anak di Lantai 40 Hotel New York, Alarm Darurat Bunyi saat Badai Tropis Besar

Senin, 23-Agustus-2021 10:00

Keluarga Tasya Kamila.
Foto : Mother and Baby
Keluarga Tasya Kamila.
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Mantan Penyanyi Cilik Tasya Kamila ungkap kepanikan ketika sedang berada di salah satu hotel di New York, Amerika Serikat. Dia, Sang Anak Arrasya Wardhana Bachtiar dan ibu sedang berada di salah satu kamar, di lantai 40 hotel tersebut. 

Kata Tasya, saat ini di New York sedang ada Hurricane Henri yakni semacam badai tropis besar. Tiba-tiba alarm darurat di kamar hotel pun berbunyi, tanpa diketahui pasti penyebabnya. 

“Gtau krn apa, bisa jadi ada kebakaran atau asap atau banjir..? Mayan panik sih secara kalo harus evakuasi, kita di lantai 40,” ujar Tasya, dikutip dari unggahan Instagram Storynya, Senin (23/8/2021).

Pernyataan itu disampaikan Tasya sambil menunjukkan alarm darurat yang berbunyi di kamar hotelnya. Dia juga merekan Arrasya yang tampak terdiam dan memandangi alarm darurat yang berbunyi keras.

Di sisi lain, Sang Suami Randi Bachtiar sedang keluar hotel. Sementara Tasya dan Ibunda, serta Arrasya masih berada di kamar hingga menerima informasi bahwa lobi hotel sudah dipenuhi orang yang melakukan evakuasi. 

“Katanya di lobby/jalan keluar org2 pada udh evakuasi sendiri turun dari emergency exit (pdhal lift masih berfungsi lohhh wkwk) Nah mayan panik nih jadinya,” ujar ibu satu anak ini.

Tasya membagikan pengalaman, dulu ketika sempat tinggal di New York dia pernah mengalami hal yang sama di asrama sebanyak dua kali. Dia pernah turun tangga dari lantai 11, hingga alami tremor. Tapi Tasya tidak bisa membayangkan apabila harus melakukan evakuasi dari lantai 40, sambil menggendong anak. 

“Udh tremor tuh dulu apalagi sekarang sambil gendong Arr dari lt 40 pulak!!,” ujar Tasya yang mengetahui bahwa pemadam kebakaran juga sudah datang di depan hotel dia tempati. 

Tasya merasa beruntung, pasalnya dua kali alarm darurat yang sempat dia alami dulu hanya false alarm alais tidak ada hal yang berbahaya, meski sempat muncul asap. 

Pernah alami false alarm, Tasya lantas memutuskan untuk tetap bertahan di kamar hotel untuk menunggu informasi selanjutnya. Tasya enggan untuk melakukan evakuasi diri dan anak di saat alaram darurat terus berbunyi. “Jangan ditiru ya,” sambung dia. 

“Alhamdullilah cuma false alarm guys

Gak ada bahaya apa2.. alhamdulillah magerku menyelamatkan ku,” kata Tasya. 

Untuk diketahui, Tasya, Randi, dan Arrasya kini memang sedang berada di New York. Kepergian mereka dari Indonesia ke Amerika Serikat itu di tengah Pandemi Covid-19 juga bukan tanpa alasan. 

Kepergian mereka ke luar negeri dalam rangka mengantarkan Randi yang akan melanjutkan kuliah S2 di Universitas Columbia. Maka dari itu, Tasya dan Arrasya tinggal sementara waktu, sebelum nantinya akan menjalani hubungan jarak jauh. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani