Netral English Netral Mandarin
03:03wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Keras! Model asal Papua Sindir Pigai: Saya Kira Bapak Pintar, Ternyata Betul, Pintar Provokasi

Minggu, 03-Oktober-2021 11:30

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai
Foto : Istimewa
Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nama aktivis HAM Natalius Pigai tengah ramai diperbincangkan gara-gara cuitannya soalPresiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Natalius di akun Twitter dan Instagram-nya pada Jumat (1/10/2021), menulis 'jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi dan Ganjar'. Ia menyebut mereka telah merampok kekayaan Papua hingga menginjak harga diri bangsa Papua dengan kata-kata bernada rasis.

"Jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi & Ganjar. Mereka merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat Papua, injak-injak harga diri bangsa Papua dengan kata-kata rendahan Rasis, monyet & sampah."

"Kami bukan rendahan. Kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Saya Penentang Ketidakadilan," demikian kicauan Natalius.

Gara-gara cuitan itu, Pigai menuai kritik, kecaman dan sindiran dari banyak pihak karena dianggap menyampaikan pesan rasialisme.

Kritik juga dilontarkan oleh warga Papua, salah satunya datang dari model asal Bumi Cendrawasih itu, Olvah Bwefar Alhamid.

Melalui akun Instagram-nya, Olvah menyebut pernyataan Pigai rasis dan provokatif. Ia pun bertanya ke Pigai alasannya berkicau demikian di saat Presiden Jokowi dan Gubernur Ganjar tengah menikmati penyelenggaraan PON XX di Papua.

Olvah juga mempertanyakan bagaimana perjuangannya dan banyak pihak dalam menyuarakan stop rasisme dan diskriminasi selama ini akan diterima masyarakat jika masih ada orang ternama seperti Pigai yang justru bersikap rasis dan diskriminatif.

Lebih jauh, Olvah mengaku bahwa dulunya ia kerap membela Pigai ketika ada orang yang menghina mantan Komisioner Komnas HAM itu. Namun kini, lanjut Olvah, dirinya tidak lagi membela Pigai.

"Saya dulu selalu bela Bapak saat ada orang yang mengata-ngatai Bapak atau menghina Bapak atau rasis dan diskriminatif. Tapi sekarang tidak lagi. Saya kira Bapak pintar. Ternyata betul, pintar provokasi," cuit @olvahovah.

Berikut pernyataan lengkap Olvah Bwefar Alhamid, seperti dikutip netralnews.com dari akun Instagram-nya, @olvahovah, Minggu (3/10/2021).

Excuse me, Sir. Not to disrespect, but have you lost your mind? @natalius_pigai.Bapak ada dendam apa sebenarnya? Pak @jokowi & Pak @ganjar_pranowo dll sedang berupaya menjaga keamanan dan ketertiban PON XX Papua & sedang menikmati indahnya PON XX Papua, terus Anda sebagai apa malah buat kalimat provokatif begini?

Terus HAM mana yang Anda teriakkan selama ini jika Anda saja masih rasis & diskriminatif?

Saya puteri asal Fakfak-Sarmi keturunan Yaman, saya lahir besar Papua. Dan saya adalah pejuang stop rasisme & diskriminasi di negara ini.

Tapi bagaimana bisa perjuangan saya dkk yang lain untuk berhenti rasisme & diskriminasi di negara ini diterima oleh masyarakat JIKA orang Papua nya sendiri apalagi sosok ternama seperti Anda bersikap rasis & diskriminatif? Ayolah, Pak. Lebih bijaksana lagi.

Saya dulu selalu bela Bapak saat ada orang yang mengata-ngatai Bapak atau menghina Bapak atau rasis & diskriminatif. Tapi sekarang tidak lagi. Saya kira Bapak pintar. Ternyata betul, pintar provokasi.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati