Netral English Netral Mandarin
03:34wib
Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mengaku sudah menyelesaikan 24 masalah yang tertunda ke Badan Anti Doping Dunia (WADA). Pemerintah berencana memberikan vaksin Covid-19 booster pada masyarakat.
Kertajati Bukan Sekadar Bandara, Penasaran? Yuk Cari Tahu Ada Apa Saja di Sini

Senin, 13-September-2021 07:48

Pameran di Bandara Kertajati.
Foto : Kemenparekraf
Pameran di Bandara Kertajati.
29

MAJALENGKA, NETRALNEWS.COM - Bandara Kertajati dai Majalengka bukan sekadar tempat Anda menunggu dan naik pesawat. Tapi bandara ini banyak menawarkan wisata belanja, dan tak ketinggalan budaya khas kota tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, untuk terus mengeksplorasi seni pertunjukan sebagai subsektor unggulan sehingga dapat lebih menarik minat wisatawan sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Pelaku ekraf Majalengka sebelumnya telah memiliki modal yang kuat karena kabupaten ini telah dinobatkan sebagai Kabupaten Kreatif Indonesia di bidang Seni Pertunjukan pada tahun 2019.

"Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, Majalengka sudah dapat penetapan sebagai Kabupaten Kreatif di bidang seni pertunjukan. Ini jadi modal penting bagi Majalengka untuk mengeksplorasi seni pertunjukan sebagai sub sektor unggulan yang terdiri dari seni tradisi, pop culture hingga kesenian kontemporer,” kata Menparekraf Sandiaga Uno, Sabtu, (10/9/2021).

Dengan daya tarik seni pertunjukan yang semakin kuat, maka akan dapat mendorong 16 subsektor ekonomi kreatif lainnya untuk berkembang dan dikenal masyarakat.

Dalam rangka pengembangan ekosistem ekonomi kreatif yang kondusif, Kemenparekraf terus konsisten memberikan dukungan dan fasilitasi bagi para pelaku ekonomi kreatif di seluruh subsektor melalui berbagai program dan kegiatan.

Salah satu program yang didorong adalah Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia yang bertujuan untuk menggali, memanfaatkan, menumbuhkembangkan, mengelola, dan mengkonservasi kreativitas serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan budaya untuk mengembangkan potensi lokal.

Keikutsertaan para peserta diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan inovasi dan kewirausahaan yang sesuai dengan potensi dan kearifan lokalnya masing-masing.

"Dengan semakin meningkatnya ekonomi kreatif di Indonesia, membuka peluang besar bagi munculnya usaha atau bisnis baru yang membantu menyelesaikan permasalahan tenaga kerja di Indonesia. Tentunya diperlukan kolaborasi, kerja sama berbagai stakeholder untuk mendorong bangkitnya ekonomi kreatif Indonesia," kata Sandiaga.

Saat ini pemberlakuan PPKM di Kabupaten Majalengka telah diturunkan ke level 2. Hal ini menunjukkan hal yang positif sehingga secara bertahap pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif bersama pemerintah daerah secara bertahap dan berkelanjutan dapat dilakukan pelonggaran-pelonggaran dalam kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Akan tetapi, Menparekraf Sandiaga menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

"Kuncinya adalah penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE. Kemenparekraf sudah mengeluarkan panduan penerapan protokol kesehatan di berbagai kegiatan dan berusaha menghidupkan kembali penyelenggaraan kegiatan atau events," kata Sandiaga.

"Kegiatan (forum diskusi) ini juga jadi upaya dari kami untuk memberi inspirasi, stimulasi untuk dapat membuat kegiatan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," kata Sandiaga.

"Saya sangat mengapresiasi adanya penandatanganan MoU, semoga dapat menjadi salah satu jalan bagi pemulihan pariwisata Indonesia dari dampak pandemi yang sedang kita rasakan," kata Sandiaga.

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, mengapresiasi dukungan dari Kemenparekraf dalam meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Majalengka. Pemerintah Kabupaten Majalengka siap berkolaborasi dengan Kemenparekraf dan stakeholder terkait.

"Salah satunya melalui digitalisasi yang menjadi keniscayaan saat ini. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang dihadirkan Kemenparekraf," kata Tarsono.

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Sesmawati