Netral English Netral Mandarin
10:10wib
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengingatkan pemerintah agar tak mengangkat anggota TNI atau polisi aktif sebagai penjabat gubernur. Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menyatakan sebanyak 58,1 persen masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo.
Kerumanan Tanah Abang, Addie MS: Kita Tidak Belajar Dari India, Mayat Korban Covid Bergelimpangan...

Minggu, 02-Mei-2021 22:40

Addie MS
Foto : Istimewa
Addie MS
6

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dibanjiri lautan manusia beberapa hari terakhir. Pengunjung berdesak-desakan di setiap sudut pasar tekstil grosir terbesar di Asia Tenggara itu.

Banyak video yang memperlihatkan suasana kerumunan di Pasar Tanah Abang beredar luas di media sosial. Dalam video-video itu, tampak warga berhimpit- himpit di kios-kios dan mengabaikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Membludaknya pengunjung Pasar Tanah Abang di tengah pandemi Covid-19, juga mendapat sorotan dari komposer Addie Muljadi Sumaatmadja (Addie MS).

Melalui akun Twitternya, Addie MS mengunggah sebuah video berdurasi 26 detik yang memperlihatkan lautan manusia di Pasar Tanah Abang.

Dalam cuitannya, Addie menyebut kerumunan di Tanah Abang itu menunjukkan Indonesia tidak belajar dari India yang kondisinya semakin memburuk akibat tsunami Covid-19 hingga mengakibatkan mayat-mayat bergelimpangan.

Seperti diberitakan, pada Sabtu (1/5/2021) kemarin, kasus baru virus corona di India mencatat rekor kenaikan harian, yakni sebanyak 401.993 kasus. Angka tersebut menjadikan akumulasi kasus positif virus corona di India mencapai 19.164.969 kasus.

Sementara kematian melonjak ke angka 3.523, menjadikan total korban meninggal dunia di India akibat Covid-19 sebanyak 211.853 orang.

"Kita tidak belajar dari India, dimana hari ini mayat-mayat korban Covid bergelimpangan karena berkerumun di acara tahunan mereka dll," tulis Addie MS di akun Twitternya, @addiems, Minggu (2/5/2021).

Selain soal kerumunan di Pasar Tanah Abang, Addie MS juga menyinggung soal potensi lonjakan penularan Covid-19 jika masyarakat tetap nekad mudik lebaran.

"Apakah kita juga tetap akan nekat mudik?. Setiap usai libur panjang, Covid selalu naik. Apakah kita mau ulangi lagi?" kata @addiems.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P