Netral English Netral Mandarin
02:18wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan hanya membuka akses enam pintu masuk kedatangan perjalanan internasional untuk WNI. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan ada kemungkinan turis mancanegara bisa kembali mengunjungi Indonesia pada 2022 mendatang.
Ketahui! Ternyata Ada 4 Mutasi Covid-19 dari Varian Delta

Selasa, 22-Juni-2021 10:50

Pasien COVID-19 di rumah sakit.
Foto : nih.gov
Pasien COVID-19 di rumah sakit.
8

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Beberapa varian SARS-CoV-2 beredar secara global, salah satunya adalah B.1.617 atau dikenal dengan varian Delta Covid-19 yang terdeteksi di India awal tahun ini. 

Pantauan Public Health England (PHE), varian delta lebih dapat ditularkan daripada garis keturunan kontemporer atau Covid-19 yang biasanya. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah mengkategorikannya sebagai varian yang menjadi perhatian. WHO terus mengamati peningkatan penularan yang signifikan dan semakin banyak negara yang melaporkan wabah yang terkait dengan varian ini.

WHO mengklasifikasikan suatu varian sebagai yang menjadi perhatian dikaitkan dengan peningkatan penularan atau perubahan yang merugikan dalam epidemiologi Covid-19. Diantaranya meliputi peningkatan virulensi; atau penurunan efektivitas tindakan kesehatan masyarakat atau diagnostik, vaksin, dan terapi yang tersedia.

Apa yang membuat varian Delta masuk kategori yang menjadi perhatian WHO? Adalah varian yang berbeda dicirikan oleh mutasi, atau perubahan materi genetik virus. Virus RNA, seperti SARS-CoV-2, terbuat dari sekitar 30.000 pasangan basa asam amino, bagaikan batu bata yang tersusun satu sama lain.

Perubahan pada salah satu basa ini menyebabkan mutasi, yang secara efektif mengubah bentuk dan perilaku virus. Varian delta mengandung banyak mutasi pada protein lonjakan. 

Setidaknya ada empat mutasi yang penting, seperti dilansir dari The Indian Express, Selasa (22/6/2021):

Mutasi L452R

Salah satunya disebut L452R, pertama kali dilaporkan di Denmark pada Maret tahun lalu. Mutasi ini ditemukan lebih menular daripada strain tipe laib dan juga dikaitkan dengan penurunan efikasi antibodi dan penurunan netralisasi oleh serum vaksin. 

Mutasi P681R

Mutasi P681R telah dikaitkan dengan proses kimia yang dapat meningkatkan penularan, menurut PHE.

Mutasi D614G

Mutasi D614G pertama kali didokumentasikan di AS pada awal pandemi, setelah awalnya beredar di Eropa. 

"Ada bukti bahwa varian dengan mutasi ini menyebar lebih cepat,” kata Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC). 

Mutasi T478K

Mutasi lain di Delta adalah T478K. Ini hadir di sekitar 65% kejadian di varian B.1.1.222, pertama kali terdeteksi di Meksiko tahun lalu dan terkait dengan infektivitas yang lebih tinggi.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP