Netral English Netral Mandarin
20:49wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Desa Wisata Ini Dibangun dari CSR

Jumat, 17-September-2021 06:00

Pada sebuah acara pemberian penghargaan CSR Awards
Foto : Pertagas
Pada sebuah acara pemberian penghargaan CSR Awards
12

JAKARTA, NETRALENEWS.COM — Jika kebetulan Anda sedang jalan-jalan ke daerah Sumetera Selatan, tepatnya di Desa Wisata Edukasi Lembah Dewi Sri, Desa Sidomulyo, jangan heran jika tempat ini penuh dengan prestasi.

Di Sumatera Selatan, program Desa Wisata Edukasi Lembah Dewi Sri di Desa Sidomulyo turut beradaptasi di masa new normal. 

Sejalan dengan arahan pemerintah, dilakukan langkah-langkah adaptasi agar tempat wisata dapat tetap dibuka dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat diantaranya gratis 1 masker untuk setiap pembelian tiket masuk dan tersedia area pencucian tangan di sekitar desa wisata.

Salah satu mitra binaan Pertagas yang telah beradaptasi dan berinovasi di masa pandemi ialah Kampoeng Batik Ecoprint di Kalimantan. Terbatasnya mobilitas di masa PPKM mendorong mereka untuk optimalisasi pemasaran melalui kerjasama dengan aplikasi belanja online seperti shopee dan bukapalak. 

Kegiatan pendampingan UMKM untuk berjualan online juga dilaksanakan sehingga mitra binaan sudah bisa mandiri mengelola pemesanan dan menjangkau market yang lebih luas. Selain sistem pemasaran, produk yang dijual pun beradaptasi dengan kebutuhan saat ini. Mitra binaan diarahkan untuk memproduksi barang-barang kebutuhan new normal seperti masker dan pakaian-pakaian rumah (homewear).

Sebagai tanggung jawab sosial perusahaan, Pertamina dan seluruh afiliasinya terus berupaya melaksanakan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan. 

Salah satu wujud keberhasilan program CSR tersebut ialah penghargaan yang diraih PT Pertamina Gas (Pertagas) pada ajang Nusantara CSR Awards 2021 di Jakarta.  Pertagas selaku afiliasi Subholding Gas PT PGN Tbk berhasil meraih 4 penghargaan.

Manager Communication, Relations & CSR Pertagas, Elok Riani Ariza menyampaikan, tolok ukur keberhasilan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) adalah memberi dampak positif. "Sukses tidaknya suatu program CSR terlihat dari perubahan yang dihasilkan program tersebut. Apabila mampu membawa dampak positif dan berkelanjutan, maka itulah arti sukses sebenarnya. Penghargaan atau award menjadi bonus apresiasi dan pengakuan atas program CSR yang kami jalankan, " ujarnya.

Empat penghargaan yang diraih yaitu kategori Pemberdayaan Ekonomi Komunitas untuk program Kampoeng Batik Ecoprint di Kalimantan dan Kawat Cinta (Kelompok Wanita Tani Meraih Cita-Cita) di Jawa Barat, kategori Pelibatan Komunitas dalam Menangani Sampah untuk program Pesona O Maggot di Sumatera Selatan, kategori Integrasi Program untuk Dampak Luas untuk program Daya Dari Hati di Jawa Timur dan kategori Pengembangan Desa Wisata untuk program Desa Wisata Edukasi Lembah Dewi Sri dan Taman Wisata Embung Senja di Sumatera Selatan. 

Elok menambahkan, kondisi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari 1 tahun, tidak menyurutkan langkah perusahaan dan mitra binaan untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam menghadapi tantangan-tantangan yang muncul. 

“Kesulitan di era pandemi ini dirasakan juga oleh mitra binaan namun program CSR yang telah berjalan sekian tahun tidak boleh terhenti. Mengingat pandemi belum berakhir dalam waktu dekat, kami bersama mitra binaan melakukan inovasi untuk dapat beradaptasi dengan kondisi sekarang terutama di masa PPKM," ungkap Elok, Kamis, (16/9/2021).

Menurut dia hal ini sejalan dengan Nusantara CSR Award ke-12 yang mengusung tema merdeka dari Covid 19 dengan kolaborasi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memacu perusahaan dalam mencari inovasi, strategi dan inisiatif baru yang dapat diadopsi untuk mengatasi kebutuhan sosial di masyarakat. 

 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P