Netral English Netral Mandarin
05:29wib
Menkes Singapura meminta pasien Covid-19 yang masih muda dan telah mendapatkan vaksin penuh untuk dirawat di rumah mengingat kapasitas unit gawat darurat hampir penuh. KPK menjadwalkan pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, hari ini.
Ketua DPRD DKI Bilang Pemprov Beli Tanah Bodong, DS: Data Pembelian Ternyata, Anies Mana Anies

Selasa, 16-Maret-2021 14:45

Gubernur Anies Baswedan
Foto : Istimewa
Gubernur Anies Baswedan
27

JAKARTA, NETRALNEWS. COM - Pegiat media sosial Denny Siregar (DS) mengungkapkan perkembangan kasus pembelian tanah Down Payment (DP) 0 Persen. Menurutnya, terbaru adalah pembelian tanah fiktif alias bodong.

"Haha data pembelian tanah ternyata bodong, sodara2. Anies mana aniesssss...(Ikon Ketawa)," tulisnya seperti dilansir di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Seperti diketahui, Kepala Badan Pembina BUMD DKI Jakarta Riyadi mengatakan, terdapat catatan lahan yang sudah dibeli Perumda Pembangunan Sarana Jaya seluas 70 hektare.

Lahan tersebut, kata Riyadi, diminta oleh Pemprov DKI untuk dievaluasi kembali apakah dibeli untuk membangun rumah DP Rp 0 saja atau peruntukan lain.

"Tadi ada catatan dari Plt Dirut (Pembangunan Sarana Jaya) tanah yang sudah dibeli sudah 70 hektare, dan saya enggak tahu ini, nanti yang kami dorong dilakukan evaluasi, apakah tanah 70 hektare itu seluruhnya untuk DP Rp 0 atau untuk land banking," kata Riyadi dalam ruang rapat Komisi B DPRD DKI Jakarta. Seperti dinukil kompas.com

Pimpinan sidang yang juga Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz kemudian menanyakan kapan pihak Pembangunan Sarana Jaya siap memaparkan data terkait letak lahan 70 hektare.

"Kapan bapak bisa siap datanya," kata Aziz.

Aziz mengatakan, apabila dalam seminggu data tersebut bisa disiapkan, maka rapat kerja akan ditunda dan dilanjutkan pekan depan.

Indra Sukmono mengatakan tidak menyanggupi waktu sepekan yang ditawarkan oleh Aziz.

"Kalau boleh paling lambat satu bulan," kata Indra.

Mendengar jawaban tersebut, Ketua DPRD DKI Prasetio menganggap apa yang dipaparkan Indra soal pembelian lahan 70 hektar adalah data bodong. 

 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati