Netral English Netral Mandarin
23:18wib
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan keputusan pemerintah untuk menggelontorkan dana triliunan rupiah ke perusahaan-perusahaan produsen minyak goreng dinilai sudah sangat tepat. Komisi Pemberantasan Korupsi mengembangkan kasus korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Buru Selatan 2011-2016.
Ketua Fraksi PKS Ajak Anggotanya Potong Gaji untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Senin, 06-December-2021 13:40

Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwain
Foto : Istimewa
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwain
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR menyampaikan duka cita dan keprihatinan kepada masyarakat yang terdampak musibah erupsi Gunung Semeru.

“Atas nama Fraksi PKS kami ucapkan duka cita dan keprihatinan mendalam atas musibah meletusnya Gunung Semeru. Semoga korban jiwa meninggal segera dapat dievakuasi. Keluarga dan masyarakat diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujar Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini dalam keterangannya, Senin (6/12/2021).

Selain ikut prihatin dan berduka cita, Jazuli mengungkapkan bahwa struktur dan kader PKS telah turun di kesempatan pertama di lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi dan tanggap darurat.

“Komitmen PKS sejak dulu adalah bergerak cepat membantu masyarakat yang tertimpa bencana,” terangnya

Jazuli juga mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia dimanapun berada bergerak membantu korban bencana dengan cara dan kemampuan masing-masing sebagai bentuk solidaritas sosial nasional.

Fraksi PKS sendiri, lanjut Jazuli, akan terus mensuport bantuan salah satunya dengan kembali mendonasikan gaji dewan bulan Desember untuk korban bencana Gunung Semeru.

“Saya pribadi menyerahkan gaji bulan Desember untuk membantu masyarakat korban letusan Gunung Semeru. Selanjutnya kami juga mengajak seluruh aleg PKS dari pusat hingga daerah untuk potong gaji. Mudah-mudahan dalam waktu dekat terealisir dan bisa disampaikan segera,” seru Jazuli.

Anggota Komisi I DPR Dapil Banten ini berharap Pemerintah bergerak cepat menangani bencana kali ini terutama dalam mengevakuasi warga masyarakat di lokasi terdekat dengan Gunung Semeru. Mitigasi dan penanganan korban jiwa harus dilakukan secara koordinatif dan sistematis agar dapat menyelamatkan banyak nyawa masyarakat.

“Kita berharap Pemerintah, BPBD dan BNPB, bergerak cepat, sistematis, dan koordinatif untuk menyelamatkan warga masyarakat. Jangan sampai ada hambatan teknis koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah karena keselamatan korban adalah prioritas utama saat ini,” pungkas Jazuli.

Diketahui, Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.20 WIB. Berdasarkan laporan BNPB, hingga Minggu (5/12/2021) sore, musibah ini mengakibatkan 14 orang meninggal dunia.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli

Berita Terkait

Berita Rekomendasi