Netral English Netral Mandarin
12:10 wib
Tersiar informasi bahwa Kejaksaan Agung memeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan karena adanya unrealized loss investasi. Dibalik suksess harum bumbu masak mi instan indomie ternyata ada Hj Nunuk Nuraini yang kemarin, Rabu, (27/1/2021), tutup usia.
Ketum FPI dan Panglima Laskar FPI Datangi Polda Metro Jaya

Senin, 14-December-2020 15:45

Habib Rizieq saat mendatangi Polda Metro Jaya untuk diperiksa.
Foto : Istimewa
Habib Rizieq saat mendatangi Polda Metro Jaya untuk diperiksa.
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Shabri Lubis dan Panglima Laskar FPI Maman Suryadi, Senin (14/12/2029) mendatangi Polda Metro Jaya.

Kedatangan keduanya untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus kerumunan yang terjadi saat anak bungsu Habib Rizieq Shihab (HRS) menikah di kediaman mereka di Petamburan, Jakarta Pusat, pada 14 November 2020. 

Shabri dan Maman merupakan dua dari enam tersangka kasus itu, yang belum menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, dan sempat diimbau Polda Metro Jaya agar menyerahkan diri. 



Empat tersangka lainnya adalah HRS yang telah ditahan sejak Minggu (13/12/2020) dini hari,  dan ketua panitia acara pernikahan anak HRS,  Haris Ubaidillah; sekretaris acara tersebut, Ali Bin Alwi Alatas; dan kepala seksi acara pernikahan anak HRS, Habid Idrus. 

Tiga nama yang terakhir telah datang ke Polda pada Minggu (13/12/2020), namun tidak ditahan karena hanya dijerat dengan pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2008 tentang Kekarantinaan Kesehatan. 

Seperti halnya Haris, Ali dan Idrus, Shabri dan Maman kemungkinan juga tidak akan ditahan, karena ancaman hukuman pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan karena ancaman hukuman pasal ini paling lama hanya 1 tahun penjara. 

"Pada hari ini saya dan Ustad Maman Suryadi, Panglima Laskar FPI,  beeaama pengacara kita, Bang Agung, akan datang ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai tersangka atas kasus kerumunan, Maulid Nabi di Petamburan," kata Shabri seperti dikutip video yang diunggah di kanal YouTube Front TV, Senin (14/1/2020).

Shabri mengaku kalau saat ini dan rekan-rekannya tetap bergembira, tetap bersemangat dan bersahaja, dan ia meminta kepada anggota dan pengurus FPI, juga simpatisan dan pendukungnya agar tetap semangat dalam berjuang membela pemimpinan mereka, Imam Besar FPI Rizieq Shihab yang telah dizalimi dan kini mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya.

Shabri mengingatkan pada pendukung dan pengikut FPI untuk tak melupaka enam anggota FPI yang pada Senin (7/12/2020) dini hari ditembak mati polisi, karena menurutnya, penembakan itu merupakan pelanggaran HAM berat. 

"Bangkit, tetap berjuang, tetap semangat. Semoga Allah SWT memberi pertolongannya kepada kita semua," tutupnya. 

Seperti diketahui, kasus penembakan itu hingga hari ini masih menjadi kontroversi karena terdapat dua versi, yakni versi polisi dan FPI. 

Menurut versi polisi, keenam anggota laskar FPI itu ditembak karena menyerang polisi dengan senjata api dan senjata tajam di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM50, dan versi FPI sebaliknya, karena menurut FPI,  polisi lah yang menyerang rombongan iring-iringan kendaraan HRS yang dikawal laskar FPI dengan cara mengganggu laju rombongan dan mencoba memepet. 

FPI bahkan membantah laskarnya membawa pistol, karena FPI tak punya senjata semacam itu. 

Pada Minggu (13/12/2020), polisi melakukan rekonstruksi kasus itu di lokasi kejadian, sementara tim yang dibentuk Komnas HAM saat inj juga sedang bekerja mencari kebenaran kronologi kasus yang menjadi perhatian dunia internasional tersebut.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP