Netral English Netral Mandarin
22:37 wib
Tersiar informasi bahwa Kejaksaan Agung memeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan karena adanya unrealized loss investasi. Dibalik suksess harum bumbu masak mi instan indomie ternyata ada Hj Nunuk Nuraini yang kemarin, Rabu, (27/1/2021), tutup usia.
KH Miftachul Ketum Baru MUI, Tengku Zul Tak Jadi Pengurus Lagi, Ini Kata Netizen

Jumat, 27-November-2020 11:50

KH Miftachul Akhyar, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, ditunjuk sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 menggantikan KH Ma’ruf Amin .
Foto : mui.or.id
KH Miftachul Akhyar, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, ditunjuk sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 menggantikan KH Ma’ruf Amin .
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - KH Miftachul Akhyar, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, ditunjuk sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 menggantikan KH Maruf Amin yang kemudian diangkat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan. 

Sementara itu, Amirsyah ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal menggantikan Buya Anwar Abbas.

KH Maruf Amin menyatakan, hasil Munas X MUI juga menetapkan sejumlah nama untuk menduduki posisi wakil ketua umum yaitu Buya Anwar Abbas, KH Marsyudi Suhud, dan Buya Basri Bermanda.



Penetapan tersebut dihasilkan secara mufakat tim formatur Musyawarah Nasional (Munas) X Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pemilihan tersebut melalui rapat tertutup 17 tim formatur dengan mengikuti protokol kesehatan dan menjalani rapid test setelah sebelumnya swab test.

“Suasananya sangat cair, tidak alot, sehingga alhamdulillah pertemuaan hasilkan keputusan Dewan Pengurus Harian dan Dewan Pertimbangan. Hasilnya tidak boleh diganggu gugat,” kata Kiai Maruf yang didaulat sebagai ketua tim formatur, di arena Munas X MUI, Jakarta, seperti dikutip dari laman resmi MUI, Jumat (27/11/2020).

Sebanyak 17 tim formatur tersebut yaitu Prof Dr KH Maruf Amin (unsur ketua umum), Dr Anwar Abbas (unsur sekjen), Prof Didin Hafidhuddin (unsur wantim), KH Bambang Maryono (unsur MUI Kepri), Dr KH Khaeruddin Tahmid (unsur MUI Lampung), KH Rahmat Syafei (unsur MUI Jawa Barat), KH Maman Supratman (unsur MUI Bali), Khairil Anwar (unsur MUI Kalteng), Drs KH Ryhamadi (unsur MUI Sultra), Dr Abdullah Latuapo (unsur MUI Maluku) KH Masduki Baidhlowi (unsur NU), Dr Amirsyah Tambunan (unsur Muhammadiyah), Buya Basri Barmanda (unsur Perti), KH Amad Sodikun (unsur Syarikat Islam), Dr Jeje Zainuddin (unsur Persatuan Islam), Prof Amany Lubis (unsur perguruan tinggi), KH Abdul Gofar Rozin (unsur pesantren).

Sementara itu, ustaz yang terkenal dengan tutur kata dan bahasa yang keras terhadap pemerintah yaitu Tengku Zulkarnain sudah tidak menjadi pengurus lagi di periode ini. Ia sudah dua periode berada di kepengurusan MUI dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Sekjen.

Terkait tidak terpilihnya lagi ia di struktur kepengurusan MUI 2020-2025 ramai netizen berkomentar. Komentar netizen bernada miring itu dilontarkan melalui unggahan Tengku Zul di akun twitter-nya yang membahas soal karantina dalam kasus Covid-19. Berikut komentar para netizen tersebut. 

@LopsCTS Gak dapat jabatan, bisa makin kenceng nih hoax nya

@AyyasFudin Alhamdulillah sekarang @ustadtengkuzul sudah tidak lagi berada di Jajaran Pengurus MUI...

@Nappinap_ Biar anteng sabung ayam nya

@Son09Sone Masa jabatan anda telah usai, lihat MUI kedepan jika yg megang dari NU/Muhamadiah tanpa ada yuu jul.. Gak pantas mulut kotor berada di barisan pengurus MUI.. Udah kenyang ini kan??

@nu_kaffah selamat ya, sdh lulus dari MUI. Besok lg klo mo komen ato ceramah ckup sbg alumni mui bukan org mui ya, ojo lali.

Reporter : irawan
Editor : irawan