Netral English Netral Mandarin
20:53wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Kinerja Buruk, Ahok Digadang-gadang Gantikan Erick Thohir, Netizen: Emang Bisa? Kalau Bisa Baguslah

Rabu, 28-Juli-2021 17:50

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok
Foto : Medcom
Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok
26

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dgadang-gadang sejumlah pihak bisa gantikan Menteri BUMN Erick Thohir. 

Sontak hal itu mendapat sorotan banyak warganet. Di akun FB Mak Lambe Turah, Rabu 28 Juli 2021, muncul pro dan kontra menanggapi wacana tersebut. 

MLT: “Emangnya pak Ahok bisa jadi menteri??? Ya kalo bisa, baguslah.. Kenapa banyak yang ga suka sihh??”

Ratna Trikora: “Halah...tinggal berapa tahun lagi masa jabatan Bpk.Jokowi..di gonjang ganjing trs...nggak mungkinlah P.Ahok jdi mentri..P.Erick Tohir itu sdh cukup bagus jdi mentri BUMN..jgn cari2 kesalahan beliau..yg salah itu...mentri2 nya dan pejabat2 BUMN sebelumnya..banyak korupsi..memperkaya diri sendiri...jdi Perusahaan BUMN banyak yg KOLAP...merugi trs...banyak hutang...bangkrut...! nggak usah menyalahkan kinerja mentri yg sekarang...! Tinggal ampas dan sampah sekarang..bukan perusahaan pelat merah lagi...tpi sdh lampu merah...peringatan bahaya...ngiu...ngiu...”

Jun: “Jadi komut aja gak jelas apa kerja nya konon mau jadi Mentri BUMN pula hancur deh negeri ini di pimpin orang2 yg cuma gede bacot doang.”

Sebelumnya, Politikus Partai Nasional Demokrat (NasDem) Irma Suryani Chaniago ikut angkat bicara menanggapi usulan soal Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang digadang-gadang layak jadi menteri BUMN menggeser posisi Erick Thohir yang tengah menjabat.

Ahok dinilai pantas menggantikan eks ketua TKN Jokowi-Amin itu lantaran berhasil melakukan restrukturisasi di perusahaan pelat merah.

Kendati demikian, Irma punya pandangan berbeda soal kinerja mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Menurut dia, sebagai komut di PT pertamina Ahok justru belum menunjukkan prestasi yang luar biasa.

Bahkan Irma membeberkan keburukan Ahok yang diklaim gemar cari sensasi ke publik.

"Ahok cuma ngomong besar dan cari sensasi serta pencitraan untuk soal-soal yang sebenarnya menjadi tugasnya untuk membereskan, bukan curhat ke publik!" kata Irma seperti dikutip JPNN.com pada Rabu, 28 Juli 2021.

Politikus yang akrab disapa dengan panggilan Uni Irma ini menjelaskann, jika soal internal pertamina saja tidak bisa diselesaikan oleh Ahok, apalagi mengurus BUMN.

Perusahaan BUMN bukannya jadi lebih baik, kata Irma, bisa jadi justru malah bawahannya diperlakukan kasar oleh Ahok.

"Bisa-bisa, kerjanya tiap hari cuma bentak-bentak bawahan, tetapi tidak bisa membenahi masalah," imbuhnya.

Soal Ahok cocok jadi Menteri BUMN

Nama Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali diperbincangkan publik lantaran dinilai cocok jadi menteri, menggantikan salah satu menteri yang kinerjanya terus disorot publik.

Menurutnya, keinginan itu lantaran BUMN Erick Thohir, menurutnya kinerjanya buruk.

Arif Poyuono blak-blakan ngarep Ahok diangkat jadi menteri menggantikan Erick Thohir. Arief mengungkapkan itu dalam cuitan di media sosial menanggapi kinerja hijau dari Pertamina.

“Mantap kinerja Pertamina, ini kerja komutnya Ahok untuk Pertamina. Saya berharap Ahok bisa jadi menteri BUMN. Gimana guys,” tulis Arief di cuitan akun Twitternya, dikutip Senin 26 Juli 2021.

Arief berpandangan negara sangat butuh gerak sigap dari Menteri BUMN dalam penanganan Covid-19 saat ini. Menteri BUMN mesti cepat memenuhi kebutuhan obat masyarakat untuk vitamin di masa pandemi.

Belum lama ini Jokowi kan sidak ke apotek dan menemukan beberapa toko obat kehabisan stok obat untuk mencegah Covid-19.

Nah menurut Arief dengan kinerja bagus restrukturisasi Pertamina, Ahok menurutnya mampu kok untuk menangani kerja tugas dari Menteri BUMN, termasuk mengatasi habisnya stok obat dan vitamin di apotek.

“Jangan kayak Erick Thohir cuma ngomong katanya obat-obatan tersedia oleh BUMN farmasi, eh, pas Jokowi iseng-iseng jadi James Bond operasi Covid-19 untuk mencari tahu ketersedian obat-obatan untuk Covid ternyata nihil alias kosong,” katanya.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Sesmawati