Netral English Netral Mandarin
21:09wib
Presiden Joko Widodo mengatakan, kondisi dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian dan persoalan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Sistem perawatan kesehatan Singapura terancam kewalahan menghadapi lonjakan covid-19.
Kisah Reza Rahardian, Sebelum Jadi Aktor Ternyata Seorang Atlet Renang di Kalimantan

Senin, 27-September-2021 11:37

Reza Rahardian pernah jadi atlet renang.
Foto : Podcast Danil Mananta.
Reza Rahardian pernah jadi atlet renang.
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Siapa yang tak kenal Reza Rahardian Matulessy atau lebih akrab dikenal Reza Rahardian. Rupanya sebelum menjadi aktor terkenal, dia merupakan seorang atlet renang di Kalimantan Timur. 

 

Di usia 14-15 tahun, dia mengaku baru mengenal dunia panggung dan mencintai dunia seni peran. Pengalaman itu didapatnya selama tinggal di Balikpapan, Kalimantan Timur. 

“Merasa fun. Ruang bermain,” ujar Reza, dikutip dari perbicangannya dengan Artis Enzy Storia di Youtube, Senin (27/9/2021). 

Setelah itu Reza mencoba “dunia” lain dengan terjun ke dunia olahraga, cabang renang. Di usia 18 tahun, dia merupkan seorang atlet dan kerap maju dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda). 

 

“Ikut kompetisi, sebagai profesional atlet. Harapannya masuk Platnas dong. Kan goal ke sana,” ujar pria yang dikerap dipasangkan dengan Prilly Latuconsina itu. 

 

Tapi sayang ketika sampai di Jakarta, ada kendala masalah waktu yang tidak mencukupi. Akhirnya perjalanan di “dunia renang” berakhir begitu saja. 

 

Reza lantas kembali ke SMA di Kalimantan, fokus belajar dan kembali menemukan “cinta” dengan dunia seni peran. Dia juga ingat sempat sedang berkunjung ke sebuah mall dan ditawari ikut dalam pemilihan model remaja untuk Majalah Aneka Yes. 

 

“Kenapa nggak dicoba, lalu casting-casting. Kemudian setahun projek pertama sinetron di 2004-2005,” ujar pria yang pernah perankan tokoh Presiden Ketiga Indonesia, BJ Habibie. 

 

Reza akui dirinya “buta” akan blocking dan posisi kamera. Dia kerap memperhatikan di dekat sutradara dan melihat artis-artis lain yang sedang akting, kemudian menjadikannya sebagai sebuah proses belajar. 

 

Muncul pemikiran bahwa dunia sinteron memiliki ruang eksplorasi yang tidak terlalu besar. Barulah Reza merambah ke dunia film dan dia percaya, apabila memerankan tokoh dengan baik maka akan membawa dia ke projek film berikutnya. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani