Netral English Netral Mandarin
20:19wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Kisah Rizky Febian Tak Punya Teman dan Kerja Hanya Melamun, Hingga Doa Mendiang Lina Jubaedah Jadi Nyata

Kamis, 09-September-2021 16:00

Rizky Fabian saat bersama ibundanya Lina Jubaedah.
Foto : Tribun
Rizky Fabian saat bersama ibundanya Lina Jubaedah.
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Siapa sangka, ternyata ada kisah pilu di balik kesuksesan Penyanyi Rizky Febian. Pria yang sempat tinggal di Bandung itu rela memutuskan pertemanan di Kota Kembang untuk mengadu nasib di Ibu Kota, Jakarta. 

Dia berusaha mencari kerja dan memutuskan home schooling, hingga tidak punya teman, seharian hanya di rumah, di Bekasi. Seharian dia hanya melamun, tetapi dia akui, itu merupakan momentum dirinya untuk mendewasakan diri dan bersosialisasi dengan lingkungan serta orang baru. 

“Kalau sedih nggak pernah cerita, kalau punya masalah. Tapi anehnya, naluri seorang ibu, Mama (Almarhum Lina Jubaedah) datang ke Bekasi. Sambil nepuk pundah dan usap, sabar ya... awal 2015 nanti waktunya Aa berjaya,” ujar Iky, dikutip dari bincang-bincangnya bersama Luna Maya dan Marianne di Youtube, dikutip pada Kamis (9/9/2021).

Iky saat itu mengaminkan doa sang ibu dan tak diduga doa menjadi kenyataan. Iky yang tidak pernah belajar musik, tidak tahu menciptakan lagu, nekat untuk menulis “Kesempurnaan Cinta” dan ternar di 2015. 

“Satu yang aku tanemin di diri aku dan kekeuh, nggak mau sakitin orang tua dan hasil apapun yang aku kerjakan, tidak hanya kerja keras aku tetapi juga support dari orang tua,” ujar Kakak dari Penyanyi Putri Delina ini. 

Berkarir di dunia musik dan mencipta lagu menuntut Iky menjadi seorang lelaki yang sensitif. Tampaknya tidak sulit, karena dia mengaku memiliki sifat keturunan dari sang mama yakni perasa, tidak enakan, mudah terharu dan menangis, hingga over thingking alias kepikiran berlebih. 

“Di usia 15 tahun udah mikir kalau orang tua nggak ada gimana, nggalk punya uang, hidup gimana dan muali saat itu fix, nggak mau minta duit lagi ke orang tua. Gimana caranya kerja, raih cita-cita dan putuskan pertemanan di Bandung karena harus ke Jakarta,” jelas Putra Sulung Komedian Sule ini. 

Memiliki sifat menurun dari mendiang sang mama, tentu Iky memiliki momen kebersamaan tak terlupakan. Iky mengaku jarang bertemu bahkan sebelum mamanya tiada, hanya berjumpa empat kali dalam setahun. 

Di setiap pertemuan keduanya saling meluapkan perasaan dan menangis. Iky membuktikan kepada mamanya dan membanggakan diri telah menjadi penyanyi dan memiliki label sendiri. Tapi Iky tidak menduga luapan perasaan dan tangisan kebahagiaan itu jadi pertanda mama nya akan tiada. 

“Sebelum Lagu Mantra Cinta dan Cuek boom, mama bilang kalau ini akan jadi jalan Aa dan sebantar lagi akan ada sesuatu hal yang buat Aa besar dan lainnya. Tapi mama akan selalu support dan mendoakan, meski kondisi mama. Seperti akan menjauh,” terang Teman Dekat Anya Geraldine ini.

Sedih, Iky benar-benar harus kehilangan sang mama yang meninggal karena sakit. Tetapi tak berselang waktu lama, lagu garapannya seperti Mantra Cinta dan Cuek menjadi booming, sesuai dengan doa mendiang sang mama. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani