Netral English Netral Mandarin
08:14wib
Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memutuskan hanya membuka akses enam pintu masuk kedatangan perjalanan internasional untuk WNI. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mengatakan ada kemungkinan turis mancanegara bisa kembali mengunjungi Indonesia pada 2022 mendatang.
Klaster Perkantoran Meningkat, NasDem DKI Ingatkan Perusahaan Tetap Jalankan Prokes Ketat

Kamis, 29-April-2021 04:18

Wibi Andrino
Foto : Istimewa
Wibi Andrino
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino menanggapi tingginya lonjakan kasus penularan COVID-19 dari klaster perkantoran.

Untuk itu dirinya mengingatkan agar perusahaan-perusahan di Ibu Kota harus tetap ketat dalam menjalankan protokol kesehatan.

Disampaikan Wibi, seseorang yang sudah divaksin bukan berarti sudah bisa terbebas dari ancaman Covid-19. Dirinya mengingatkan pentingnya tetap menjalankan protokol kesehatan, yang sudah dianjurkan pemerintah.

"Jangan ada kelonggaran dalam menerapkan protokol kesehatan. Jangan merasa tubuh sudah kebal, dan bisa terbebas dari ancaman Covid-19, kalau kita sendiri tidak menjalankan protokol kesehatan," kata Wibi kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (28/4/2021).

Wibi mencontohkan dirinya yang sudah divaksin. Meski sudah menjalani dua kali tahap vaksin covid-19, dia sendiri masih tetap ekstra, dan tidak abai akan protokol kesehatan. Sebab dirinya sadar betul jika virus akan tetap ada.

"Masker tidak pernah lepas ketika saya berada di luar, dan bertemu orang. Bahkan hand sanitizer selalu ada di saku celana saya," ujar Wibi.

Dia melihat adanya lonjakan klaster perkantoran di DKI Jakarta karena kelengahan dari sebagian masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, juga euforia setelah pemberian vaksin yang diyakini bisa membuat diri aman dari virus.

"Jangan pernah abaikan 3M. Jangan mentang-mentang sudah divaksin lalu kita merasa kebal. Kesehatan diri kita ditentukan oleh kita sendiri," tuturnya.

Kasus klaster perkantoran Covid-19 di DKI Jakarta naik dua kali lipat dalam satu pekan terakhir. Berdasarkan catatan Pemprov DKI Jakarta, pada periode 12-18 April 2021 jumlah kasus positif di perkantoran menjadi 425 kasus di 177 kantor. Padahal pekan sebelumnya hanya 157 kasus positif di 78 perkantoran.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati