Netral English Netral Mandarin
14:01wib
Publik dihebohkan dengan ucapan selamat hari raya dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas kepada umat Baha'i. Video itu jadi sorotan karena Baha'i bukan salah satu dari enam agama yang diakui negara. Menaker Ida Fauziyah menyatakan karyawan dengan gaji di atas Rp 3,5 juta tetap bisa mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 1 juta.
Komcad Milisi Sipil di Papua? Veronica: Supaya Minta Merdeka Belok Jadi Konflik Horizontal seperti di Timor-Leste Dulu

Rabu, 16-Juni-2021 14:44

Veronica Koman
Foto : Twitter/Veronica Koman
Veronica Koman
22

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat HAM Veronica Koman menuding TNI ngebet dengan persoalan Komponen Cadangan yang diperbantukan TNI di Papua. 

Hal ini diduga untuk membelokkan isu Papua Merdeka menjadi konflik horizontal seperti konflik di Timor Leste. 

“TNI ngebet bat nih ma Komcad di Papua. Menurut saya, ini supaya eskalasi permintaan merdeka bisa dibelokkan jadi konflik horizontal, seperti di Timor-Leste dulu,” kata Veronica Koman, Rabu 16 Juni 2021.

“Taktik ini digunakan lagi pada 2019 ketika Papua meledak. Milisi sipil sempat diaktifkan di Jayapura dan Fakfak,” imbuhnya.

Pernyataannya merupakan tanggapan atas cuitan akun Imparsial (Indonesian Human Rights Monitor) yakni:

“@Imparsial Dalam percakapan publik, telah muncul juga berbagai perdebatan terkait manfaat dan masalah dari UU PSDN ini. Apa benar bermasalah? Apa sebenarnya perlu? Di sini, kami mencoba menjawab beberapa poin argumen yang sering muncul!”

Untuk diketahui, Kodim 1710/Mimika, Papua segera membuka pendaftaran Komponen Cadangan (Komcad) pada minggu pertama bulan Juni 2021.

Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf Yoga Cahya Prasetya, Selasa (26/5/2021) mengatakan, seleksi penerimaan Komcad akan disusul dengan pendidikan pelatihan dasar kemiliteran selama tiga bulan yang dimulai pada akhir bulan Juni hingga September 2021.

Untuk pendaftaran secara online sendiri melalui website komcad.kemhan.go.id telah dibuka sejak tanggal 17 hingga 31 Mei 2021. Sedangkan pendaftaran ulang secara fisik akan dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 6 Juni 2021.

“Di wilayah Kodim 1710/Mimika, direncanakan pendaftaran secara fisik akan digelar di Makodim 1710/Mimika termasuk proses seleksi Komcad,” kata Dandim seperti dilansir Seputarpapua.com.

Kodim 1710/Mimika sendiri merupakan satu-satunya satuan yang mendapatkan alokasi di wilayah Indonesia Timur untuk melaksanakan rekrutmen Komcad.

“Maka dari itu kita patut berbangga dan bagi masyarakat Kabupaten Mimika yang ingin berkontribusi dalam bela Negara bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan mendaftar menjadi bagian komponen cadangan,” katanya.

Selanjutnya bagi mereka yang dinyatakan lulus dari wilayah Kodim 1710/Mimika, akan diberangkatkan ke Kodam V/Brawijaya untuk menjalani latihan dasar kemiliteran selama 3 bulan.

Adapun selama menjalani pelatihan tersebut, personel Komcad akan mendapatkan hak-haknya seperti uang saku, perlengkapan perseorangan lapangan, perawatan kesehatan, serta perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN).

PP tersebut mengatur soal pembentukan komponen cadangan, komponen pendukung, serta bela negara.

Komponen cadangan adalah sumber daya nasional yang disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi, guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama TNI yang sedang melaksanakan tugas pertahanan negara.

Komponen pendukung adalah sumber daya nasional yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan.

Komponen cadangan terdiri atas warga negara, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional.

Para anggota komponen cadangan dibagi dalam 3 komponen cadangan, yakni komponen cadangan matra darat, laut, dan udara.

Baca juga: Teriakan Setuju dan Tepuk Tangan Sambut Penetapan Kapolri Baru di Sidang Paripurna DPR

Pembentukan komponen cadangan dilakukan melalui proses seleksi.

Nantinya Kementerian akan membuka seleksi pendaftaran bagi masyarakat.

Mereka yang lolos seleksi kompetensi wajib mengikuti pelatihan dasar militer.

"Calon Komponen Cadangan yang dinyatakan lulus seleksi kompetensi wajib mengikuti pelatihan dasar kemiliteran Selama 3 (tiga) bulan," begitu bunyi pasal 54 ayat 1 PP tersebut.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P