Netral English Netral Mandarin
banner paskah
02:33wib
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyetujui penggunaan izin darurat (emergency use authorization/EUA) vaksin Covid-19 Sinopharm dengan efikasi 78,1 persen. Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa mudik Lebaran 2021, baik itu jarak jauh maupun jarak dekat, tetap ditiadakan.
Komisaris Pelni Batalkan Kajian Ramadan, Tokoh Papua Ini Sebut BuzzeRp Pimpin BUMN Cuma Urus Radikalisme

Jumat, 09-April-2021 11:45

Tokoh Papua Christ Wamea
Foto : Istimewa
Tokoh Papua Christ Wamea
27

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- Komisaris independen PT. Pelni, Kristia Budhyarto alias Dede Budyarto membatalkan rencana kegiatan Kajian online zoom meeting PT. Pelni pada bulan ramadhan 1442 H mendatang.

Pembatalan tersebut dilakukan karena alasan belum mendapatkan izin Direksi. Bahkan Dede Budyarto menyebut pejabat terkait kegiatan tersebut dicopot karena alasan radikalisme.

Menanggapi pembatalan tersebut, pegiat media sosial (medsos), Christ Wamea mengatakan Dede Budyarto diberikan jabatan pimpinan BUMN hanya untuk mengurus radikalisme.

"Bocah buzzeRp dikasih pimpin BUMN kerjanya cuma urus radikalisme," kata tokoh Papua itu dalam akun Twitternya.

Sebelumnya diketahui, Kajian online zoom meeting PT. Pelni pada bulan ramadhan 1442 H mendatang rencananya akan diisi penceramah Ust. Firanda Andirja, Ust. Syafiq Riza Basalamah juga Ketua MUI KH. Cholil Nafis.

Dari flyer yang beredar di media, kajian online tersebut rencananya akan bertemakan “Ramadhan Memperkuat dan Memperteguh Iman” dan masing-masing pengisi kajian sudah diberikan jadwal.

Komisaris independen PT. Pelni, Kristia Budhyarto alias Dede Budyarto yang mendapat informasi tersebut lansung angkat bicara. menurut Dede, kajian tersebut belum mendapat ijin dari Direksi sehingga dibatalkan.

“Sehubungan flyer info penceramah dlm kegiatan Ramadhan di lingkungan PT @pelni162 dr Badan Dakwah Pelni yg sudah beredar luas perlu saya sampaikan bahwa: Panitia menyebarkan info terkait pembicara Ramadhan belum ada ijin dari Direksi. Oleh sebab itu kegiatan tsb DIBATALKAN” Tulis mantan relawan jokowi itu di akun twitter pribadinya @kangdede78, Kamis (8/4/2021).

Lebih lanjut, dalam unggahan twitternya, Dede juga menyebut pejabat yang terkait dengan kepanitiaan acara tersebut telah dicopot.

“Ini pelajaran sekaligus WARNING kpd seluruh BUMN, jangan segan-segan MENCOPOT ataupun MEMECAT pegawainya yg terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sdktpun, BERANGUS” tutup Dede.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sesmawati