Netral English Netral Mandarin
06:39wib
LSI Denny JA menilai, PDI Perjuangan berpotensi akan mengalami kekalahan jika mengusung Ketua DPR Puan Maharani sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia menegaskan fasilitas kesehatan di Indonesia bisa tumbang dalam 2-4 minggu jika pengendalian pandemi tidak diperketat.
Komisi III Gelar Fit and Proper Test Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit

Rabu, 20-January-2021 14:28

Ketua Komisi III DPR Herman Herry
Foto : TV Parlemen
Ketua Komisi III DPR Herman Herry
14

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisi III DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap calon Kapolri Komjen. Pol. Listyo Sigit Prabowo, Rabu (20/1/2021). 

Ketua Komisi III DPR Herman Herry yang memimpin rapat memaparkan, fit and proper test ini adalah bagian dari tugas konstitusional DPR.

Tugas konstitusional itu dilaksanakan berdasarkan Pasal 11 UU No 2 Tahun 2002 tentang Polri Presiden Republik Indonesia di mana terdapat 2 cabang kekuasaan negara yang memiliki tugas strategis dalam proses pengangkatan dan pemberhentian Kapolri, dalam hal ini yaitu Presiden dan DPR. 

Berdasarkan Pasal 11 Undang-Undang tentang Polri tersebut, Presiden Republik Indonesia mengajukan nama calon Kapolri kepada DPR, yang selanjutnya DPR dapat menyetujui atau menolak usulan Presiden tersebut.

"Maka dari itu, proses uji kelayakan dan kepatutan ini akan menjadi proses terakhir dalam rangkaian pengangkatan calon Kapolri," kata Herman di Ruang Rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. 

"Proses ini juga sekaligus menjadi tugas dan tanggung jawab konstitutional kami selaku Anggota DPR dalam menyuarakan aspirasi sekaligus melaksanakan fungsi pengawasan terhadap kebijakan pemerintah," paparnya. 

Dalam fit and proper test calon Kapolri Komisi III DPR beragendakan: penyampaian arah kebijakan Kapolri, dialog dan tanya jawab, lalu surat pernyataan Kapolri dan Komisi III DPR, lalu pandangan fraksi-fraksi diikuti pengambulan keputusan.

"Terakhir, keputusan persetujuan atau penolakan usul pengangkatan calon Kapolri yang diajukan presiden," pungkas Herman. 

Sebagai informasi, uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri dilaksanakan secara terbuka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Masyarakat bisa menyaksikan langsung proses fit and proper test ini melalui kanal berita TVR Parlemen juga akun media sosial resmi DPR. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati