Netral English Netral Mandarin
02:55wib
Aparat dari satuan TNI dan Polri akan menjadi koordinator dalam pelaksanaan tracing (pelacakan) Covid-19 dalam Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) yang kembali diperpanjang. Presiden Joko Widodo memberi kelonggaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
KRI Nanggala Tenggelam, Kabinda Papua Tewas Ditembak KKB, Fahri Hamzah: Semoga Pemimpin Paham tanda Besar

Senin, 26-April-2021 15:10

Politisi Fahri Hamzah
Foto : Istimewa
Politisi Fahri Hamzah
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politisi Fahri Hamzah mengungkapkan beruntunnya tragedi belakangan harusnya jadi tanda-tanda besar bagi negeri ini. Fahri berharap kalau pemimpin negeri harus mengetahui serta paham akan tragedi tersebut.

Pendiri partai gelora itu, mencatatkan adanya kapal selam KRI Nanggala 402 serta 53 awak yang ikut di dalamnya. Kedua seorang perwira atau pimpinan intelejen tertembak di Papua.

"KRI Nanggala 402 dan 53 awaknya tenggelam di laut Bali. Seorang perwira militer pimpinan intelijen tertembak di Papua. Keduanya mengabarkan sebuah Tragedy negara maritim.  Semoga para pemimpin paham tanda2 besar ini. #MaritimeTragedy," tulis eks politisi PKS dalam cuitannya, Jakarta, Senin (26/4/2021).

Seperti diketahui, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan bahwa kapal selam KRI Nanggala kini dalam kondisi tenggelam dan 53 awak kapal buatan Jerman itu dinyatakan gugur dalam tugas.

Selain itu, ada juga peristiwa Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha Karya gugur setelah terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Wahyu Praditya P