Netral English Netral Mandarin
18:52wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
KRI Nanggala 402 Hilang, Netizen Ingatkan Riwayat Nabi Yunus di Perut Ikan Paus: Semoga Semua Awak Selamat

Jumat, 23-April-2021 07:47

Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak saat sedang melaksanakan latihan penembakan senjata strategis di perairan Bali.
Foto : Istimewa
Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak saat sedang melaksanakan latihan penembakan senjata strategis di perairan Bali.
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Hilangnya kontak KRI Nanggala 402 saat menggelar latihan di perairan utara Pulau Bali masih terus dilakukan pencarian.

Pemerintah bersama sejumlah instansi lainnya untuk mengerahkan segala kekuatan dalam rangka melakukan pencarian Kapal Selam buatan Jerman tersebut.

Banyak pihak turut memberikan dukungan, termasuk netizen twitter. Dari pantauan, netralnews.com, di Jakarta, Jumat (23/4/2021). Salah satunya, akun @dadangrhs, dia pun mengisahkan riwayat Nabi Yunus yang terkurung dalam perut ikan paus.

"Ketika terkurung dalam perut ikan paus, menurut riwayat, Nabi Yunus mengucapkan kalimat ini, “Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin”. Semoga seluruh awak KRI Nanggala 402 diselamatkan dari marabahaya. Amiin," tulisnya seperti dikutip.

Selain itu, Presiden juga mengajak masyarakat Indonesia masyarakat untuk mendoakan agar upaya pencarian dan penyelamatan ini diberikan kemudahan dan kelancaran dan seluruh awak yang berada di dalam kapal selam tersebut dapat kembali dalam keadaan selamat.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan agar upaya pencarian dan penyelamatan ini dilancarkan, diberikan kemudahan untuk menemukan kembali KRI Nanggala 402, dan seluruh awaknya dalam keadaan selamat," tandasnya. 

Reporter : PD Djuarno
Editor : Nazaruli