Netral English Netral Mandarin
10:52wib
Pemerintah Indonesia kritik Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang luput menyoroti kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di negara-negara maju. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin pada Sabtu (25/9/2021) dini hari.
Kris Wu eks EXO Ditahan atas Pemerkosaan yang Dilaporkan Salah Satu Korbannya, Ternyata Ada Juga yang di Bawah Umur

Senin, 02-Agustus-2021 13:10

Kris Wu alias Wu Yifan dan Du Meizhu
Foto : Instagram Kris Wu, thebeijinger.com
Kris Wu alias Wu Yifan dan Du Meizhu
35

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktor dan penyanyi keturunan China-Kanada ditahan kepolisian dari distrik Chaoyang yang merupakan bagian dari Kota Beijing, China atas tudingan pemerkosaan. 

Eks anggota band EXO itu disebut membujuk telah membujuk beberapa gadis, termasuk gadis di bawah umur, untuk berhubungan seks dengan iming-iming direkrut jadi artis. Demikian seperti dikutip Netralnews dari CGTN, Senin (2/8/2021).

Seorang gadis yang mengaku menjadi korban bintang pop berusia 30 tahun ini adalah Du Meizhu, saat ini berusia 19 tahun. Ia yang melaporkan aksi bejat dari artis dengan nama China Wu Yifan itu.

Du Meizhu juga mengklaim bahwa jumlah korban, termasuk dirinya sendiri, adalah lebih dari delapan orang, dan paling sedikit dua di antaranya masih di bawah umur.

Pengumuman penangkapan Kris Wu ini diposting polisi dari Distrik Chaoyang pada Sabtu (31/7/2021) malam melalui media sosial Weibo.

"Wu Yifan, 30, warga negara Kanada, sekarang ditahan secara pidana sesuai dengan hukum oleh Biro Keamanan Publik Beijing cabang Chaoyang atas dugaan pemerkosaan," kata polisi dalam pengumuman tersebut.

Skandal terkait Kris Wu ini sudah ramai sejak beberapa minggu lalu di media sosial. Kris dulunya adalah model favorit dari banyak merek, tapi kini ia ditinggalkan karena skandal tersebut.

Seperti dilansir dari thebeijinger.com, pada 8 Juli 2021, Du Meizhu, memposting ceritanya di Weibo, menuduh Wu tidak hanya membodohinya tetapi juga menipu gadis-gadis di bawah umur untuk melakukan hubungan seksual dengannya.

"Ini seperti seorang kaisar yang memilih selirnya." Dia menulis di posting, "Kebanyakan gadis takut akan prestise dan dampak sosialnya, jadi mereka hanya diam," tulis Du di platform tersebut.

Tak terima atas tudingan itu, firma hukum yang dipercayakan Wu menyatakan bahwa Du menyebarkan informasi palsu dan memintanya untuk menghapus semuanya.

Tak hanya itu, dalam sebuah wawancara yang dirilis pada 10 Juli, Du mengatakan bahwa dia telah menerima banyak umpatan dan bahkan ancaman pembunuhan dari para penggemar Wu. 

Bahkan, studio yang menaungi Kris Wu juga menghubunginya, mencoba menjebaknya dan membungkamnya dengan sejumlah besar uang tutup mulut.

Dalam tulisannya, Du menegaskan akan "terus berjuang", tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk "korban lain".

Pada 18 Juli, Du memposting artikel lain di Weibo yang kemudian meledak seperti bom, mengobarkan netizen dengan mengisyaratkan bahwa Wu telah memperkosa beberapa gadis di bawah umur. 

Pada hari-hari berikutnya, beberapa gadis berbicara sendiri, yang sebagian besar dianggap sebagai bukti bahwa Du mengatakan yang sebenarnya.

Di bawah tekanan opini publik, Wu akhirnya "muncul" pada 19 Juli tetapi bersikeras bahwa dia tidak bersalah. "Saya hanya bertemu Nona Du sekali di pertemuan seorang teman. Saya tidak memberinya alkohol... Saya tidak pernah memaksa wanita untuk masuk ke dalamnya. seks 'atau terlibat dalam 'perkosaan kencan'," tulisnya dalam pernyataan yang dikutip dari thebeijinger itu. 

 

Reporter : Irawan HP
Editor : Irawan HP