Netral English Netral Mandarin
15:43wib
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur. Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan moratorium penerbitan izin usaha baru untuk pinjaman online.
Kritik Mural Dinilai Wajar, Pakar Sebut Kebebasan Berekpresi Dijamin UUD

Minggu, 29-Agustus-2021 16:40

Mural Jokowi: Not Found
Foto : Istimewa
Mural Jokowi: Not Found
17

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pakar hukum tata negara Hamdan Zoelva menegaskan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 menjamin kebebasan berekpresi dalam bentuk apa pun, termasuk mural.

Menurut dia, mural bergambar mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan ditemukan di sejumlah wilayah merupakan bagian dari bentuk kritik atas kebijakan pemerintah.

"Ini hal yang biasa, hal yang tidak perlu oleh pemerintah dihadapi dengan penegakan hukum, mengejar siapa pelukisnya," kata Hamdan.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan, setiap pemimpin maupun pemerintah pasti menerima dua respons sekaligus, yakni pujian dan kritikan.

Dia menuturkan, jangan menjadi pemimpin jika tidak mau menghadapi pujian maupun kritik dalam waktu bersamaan. “Jadi kritik itu jangan dibungkam, itu biasa,” kata Hamdan.

Dia menjelaskan, Undang-Undang tidak menyebut presiden sebagai simbol negara. Dalam UUD 1945 dikenal istilah lambang negara yakni Garuda dan semboyan yang tertera pada garuda itu.

Presiden adalah salah satu hal yang paling utama di negara. Namun, meskipun posisinya yang tertinggi di negara, tidak lantas presiden tidak bisa dikritik.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP