Netral English Netral Mandarin
21:02wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Kritik Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi, Mardani: Mengapa Tidak Minta Maaf?

Rabu, 18-Agustus-2021 17:29

Presiden Jokowi saat berpidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2021 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (16/8/2021).
Foto : Setkab
Presiden Jokowi saat berpidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2021 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (16/8/2021).
23

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kembali menyoroti pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Tahunan MPR 2021 pada Senin (16/8/2021).

Mardani mengkritik Presiden Jokowi yang tidak meminta maaf kepada rakyat yang sedang susah akibat pandemi Covid-19 tak kunjung usai.

Padahal, dalam pidato kenegaraan itu banyak hal dipaparkan Presiden Jokowi terkait pandemi.

"Mengapa tidak minta maaf? Sebagai kepala negara, tanggung jawab beliau untuk meminta maaf kepada rakyat yang sedang susah," tulis Mardani di akun Twitternya, Rabu (18/8/2021).

Secara keseluruhan, Mardani memuji pidato kenegaraan tersebut. Namun, ia menekankan pentingnya kejujuran dari Presiden Jokowi sebagai pemimpin.

"Pidato yang bagus, bravo untuk yang bikin tetapi kejujuran adalah syarat dasar bagi seorang pemimpin. Meminta maaf salah satu bentuk kejujuran," ungkap Mardani.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR itu juga mengkritik absennya ucapan duka dari Presiden Jokowi atas ratusan ribu rakyat yang meninggal dunia akibat Covid-19.

"Amat disayangkan pak @jokowi absen mengucapkan duka atas ratusan ribu rakyat yang meninggal akibat Covid-19 dalam pidato kenegaraannya," cuit @MardaniAliSera.

"Mengingat banyaknya masyarakat yang kehilangan baik keluarga, sanak saudara, serta gugurnya para pejuang tenaga kesehatan di tengah pandemi ini," pungkasnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli