Netral English Netral Mandarin
18:01 wib
Sony Pictures mengumumkan tunda perilisan film baru mereka. Film Cinderella yang sedianya dijadwalkan rilis pada 5 Februari 2021 diundur ke 16 Juli 2021. Film Ghostbusters: Afterlife juga diundur. Kementerian Kesehatan menegaskan, hampir tak mungkin seseorang yang divaksin Sinovac terinfeksi virus corona karena vaksin. Sebab, vaksin tersebut berisi virus mati.
Kritik Sutradara Film Nussa, DS: Kenapa Ga Tiru Upin-Ipin ?

Senin, 11-January-2021 16:00

Denny Siregar-tokoh animasi Nussa dan Rara.
Foto : Istimewa
Denny Siregar-tokoh animasi Nussa dan Rara.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial (medsos) Denny Siregar mengkritisi produksi film animasi anak Nussa yang dikabarkan batal tayang pada tahun 2020 lalu.

Denny mengatakan, kenapa film Nussa tak meniru film produksi Malaysia Upin dan Ipin. Menurutnya, Upin dan Ipin dengan tokoh beragam, memiliki usaha keras untuk menyatukan ras di Malaysia.

"Mas @anggasasongko kenapa ga tiru Upin Ipin ? Mrk tdk bicara agama, mrk tdk berpakaian agama kecuali pas hari besar saja," kata Denny dalam akun Twitternya, @Dennysiregar7.



"Tokoh2nya (Upin-Ipin) beragam dr ras melayu, china smp india. Ada usaha keras utk menyatukan ras2 di Malaysia... Bukannya malah besarkan film eksklusif binaan HTI," lanjut dia.

Diketahui Produser sekaligus sutradara Angga Dwimas Sasongko memberikan klarifikasi soal penghentian penayangan film animasi Nussa.

Angga Dwimas Sasongko menegaskan film Nussa tetap akan tayang di bioskop.

Adapun, film Nussa batal tayang di bioskop pada tahun 2020 karena alasan bioskop yang masih sepi pengunjung sehingga penayangannya diundur.

Nussa adalah sebuah serial animasi Indonesia yang diproduksi oleh studio animasi The Little Giantz dan 4Stripe Productions. Animasi ini ditayangkan pada layanan berbagi-video YouTube sejak November 2018.

Serial animasi bernuansa Islam ini debut tayang bertepatan pada Hari Maulid Nabi SAW. Tentu Nussa dan Rara merupakan angin segar bagi para orangtua yang merasa tontonan di televisi selama ini tidak pas buat anak-anak.

Mengutip pernyataan yang tertulis di akun Nussa Official, karakter Nussa dan Rara ini lahir dari kecemasan keluarga muda yang merasa animasi buat anak-anak yang ada sekarang jarang menawarkan kebaikan, apalagi menawarkan kebaikan Islam.

Menurut sang penulis, si Kecil justru diajarkan mengenai tokoh pahlawan atau jagoan (superhero) fiktif yang cenderung pada kekerasan, bahkan banyak sekali film anak-anak yang tidak layak tonton.

Kecemasan sebagai keluarga muda yang butuh 'ladang' buat anak-anaknya belajar banyak tentang kebaikan Islam perlahan berkurang, setelah bertemu dengan The Litle Giantz. Studio animasi kepunyaan Indonesia, dengan semangat yang sama.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP