Netral English Netral Mandarin
17:26wib
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan dunia berada di jalur bencana lantaran pemanasan global yang terus berlangsung. Uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap 11 calon hakim agung usulan Komisi Yudisial (KY) di Komisi III DPR akan digelar pada pekan depan.
Kuasa Hukum sebut Polisi Lebay Saat Tangkap Nia Ramadhani karena Bawa Senjata, FH: Ini Pengacara kenapa Jadi seperti Tukang Gosip?

Sabtu, 10-Juli-2021 10:28

Ferdinand Hutahaean
Foto : Istimewa
Ferdinand Hutahaean
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean (FH) menyindir pengacara Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani yang bernama Wa Ode Nur Zaenab.

Hal ini berawal dari sikap Wa Ode Nur Zaenab yang  memprotes tindakan polisi yang membawa senjata api saat menangkap dan mengamankan Ardi dan Nia di Polres Jakarta Pusat terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

Wa Ode mengatakan sikap polisi cenderung berlebihan, karena kliennya tersebut merupakan korban dari penyalahgunaan narkoba.

"Kami lihat ada yang berlebihan, ketika ada di media membawa senjata nampaknya berlebihan. Dia kan korban dan cuma 0,78 gram (sabu), artinya mereka betul-betul pengguna bukan pengedar tidak perlu menggunakan senjata," kata Wa Ode, di Polres Jakarta Pusat, Jumat (9/7/2021).

Ia mengaku mendukung pihak kepolisian yang melaksanakan tugasnya untuk memberantas narkoba dan mengatakan pihaknya akan mengikuti semua proses hukum yang ada. Namun, dengan membawa senjata menurutnya terlalu berlebihan.

"Apalagi ada perempuan dan seorang ibu," ungkapnya, seperti dikutip dari Media Indonesia.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ditangkap polisi di daerah Pondok Pinang, Kebayoran lama, Jakarta Selatan pada Rabu (7/7/2021).

Ferdinand menilai pengacara Ardi dan Nia ini tidak mengerti hak dan kewajiban seorang polisi ketika menjalankan tugas.

"Ini pengacara knp jadi seperti tukang gosip? Bukankah Polisi dalam menjalankan tugasnya berhak, boleh dan diijinkan membawa senjata?," tulis Ferdinand, Sabtu (10/7/2021).

Lebih lanjut Direktur Eksekutif Energgi Watch Indonesia (EWI) ini menyayangkan sikap pengacara yang lebay karena tidak menegur kliennya. Dan dia juga mempertanyakan kapan Ardi dan Nia direhab.

"Bukannya menegur kliennya supaya tidak nyabu koq malah lebay protes senjata petugasJd kapan rehab? 

Reporter : Sesmawati
Editor : Sulha Handayani