Netral English Netral Mandarin
17:08wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Kubu Moeldoko Gandeng Yusril, Demokrat: Kita Akan Hadapi Lebih Kuat dari yang Mereka Duga!

Jumat, 24-September-2021 19:45

Wasekjen PD, Jansen Sintindoan
Foto : Istimewa
Wasekjen PD, Jansen Sintindoan
13

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kubu Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang pimpinan Moeldoko mengajukan judicial review (JR) terhadap Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat Tahun 2020 ke Mahkamah Agung (MA).

Tak tangung-tanggung, dalam pengajuan JR terhadap AD/ART Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono itu, kubu Moeldoko menggandeng pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra.

Adapun gugatan JR dilayangkan oleh empat kader Demokrat yang telah dipecat AHY lantaran hadir dalam KLB Deli Serdang yang menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum.

Keempat kader itu antara lain eks Ketua DPC Demokrat Ngawi Muhammad Isnaini Widodo, eks Ketua DPC Demokrat Bantul Nur Rakhmat Juli Purwanto, Eks Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tegal, Ayu Palaretins dan Eks Ketua DPC Demokrat Kabupaten Samosir Binsar Trisakti Sinaga.

Termohon dalam gugatan JR nanti adalah Menkumham Yasonna Laoly selaku pihak yang mengesahkan AD/ART Demokrat pada Mei 2020 lalu.

Langkah kubu Moeldoko menggandeng Yusril untuk menggugat AD/ART Demokrat itu membuat anak buah AHY bereaksi, salah satunya Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Jansen Sitindaon.

"Ternyata serangan & gangguan KLB abal- abal belum selesai," tulis Jansen di akun Twitternya, Jumat (24/9/2021).

Jansen menyatakan, meski kubu Moeldoko dibela oleh pihak yang memiliki nama besar, hal tersebut tidak membuat Demokrat gentar.

Sebaliknya, ungkap Jansen, Demokrat bakal membuktikan bahwa mereka jauh lebih kuat dari apa yang diduga kubu Moeldoko selama ini.

"Kami tidak pernah silau dengan nama besar orang. Mungkin dititik inilah anda akan jatuh sebagaimana orang yang telah membayar jasa anda," katanya.

"Kepada seluruh kader & pengurus: tetap tenang, kita akan hadapi ini lebih kuat dari yang mereka duga!" tegas @jansen_jsp.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P