3
Netral English Netral Mandarin
18:01 wib
Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah dalam sejumlah proyek infrastruktur lainnya di Sulsel. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan program vaksinasi mandiri atau gotong royong tidak ditujukan untuk komersil.
Kwik Sebut Situasi Sekarang Menakutkan, AA Justru Ungkap Zaman Pak Harto Lebih Mengerikan

Minggu, 07-Februari-2021 09:25

Kwik Sebut Situasi Sekarang Menakutkan, Ade Armando Justru Ungkap Zaman Pak Harto Lebih Mengerikan
Foto : Istimewa
Kwik Sebut Situasi Sekarang Menakutkan, Ade Armando Justru Ungkap Zaman Pak Harto Lebih Mengerikan
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ekonom yang juga sekaligus mantan Menko Ekonomi, Kwik Kian Gie mengaku kapok dalam mengutarakan pandangan serta pemikirannya di sosial media.

Kwik juga mengatakan bahwa dirinya tidak pernah merasa setakut sekarang dalam mengkritik pemerintah. Padahal dibandingkan era Presiden Soeharto dulu ia masih merasa leluasa dalam mengutarakan pemikiran.

"Saya belum pernah setakut saat ini mengemukakan pendapat yang berbeda dengan maksud baik memberikan alternatif. Langsung saja di-buzzer habis-habisan, masalah pribadi diodal-adil. Zaman Pak Harto saya diberi kolom sangat longgar oleh Kompas. Kritik-kritik tajam. tidak sekalipun ada masalah," tulis Kwik Kian Gie di akun Twitternya dikutip Sabtu 6 Februari 2021.

"Baik-baik, banyak terima kasih. Saya tak mikir dulu lebih baik tutup mulut total saja atau tambah giat dengan data yg valid an konstruktif. Rasanya koq sulit dibayangkan ya para buzzer itu dibayar. Banyak terima kasih untk semua nasihat yg saling bertentangan," tulisnya di cuitan yang lain.

Namun, cuitan Kwik ditanggapi dosen Universitas Indonesia Ade Armando. Ade malah membantah pernyataan Kwik.

"Pak Kwik, jangan didramatisasi dong. Sekarang ini kita semua bisa diserang para buzzer karena media sosial memang memungkinkan siapapun bicara . Di era Harto, teknologinya belum memungkinkan. Dulu, kita bisa langsung diciduk dan raib. Sekarang, cuma harus siap mental dimaki2," kata Ade Armando.

Sebelumnya diberitakan, menurut Kwik Kian Gie, faktor lainnya yang membuat gerah dengan buzzer karena para buzzer tak jarang menggunakan kata-kata kasar dan kotor.

"Sorry, pilihan kata kurang tepat. Bukan "takut" di-bully oleh para buzzer, dan juga bukan "takut" dikritik sekeras apaun, tapi RASA SANGAT TIDAK NYAMAN DNG KATA2 KASAR DAN KOTOR. Akan aku coba juga ikut2an pakai kata "shit" dan sejenisnya. Pingin ikut arus zaman now," beber Kwik.

Kwik Kian Gie bukan satu-satunya tokoh yang akhir ini menjadi serbuan para buzzer. Beberapa nama lain yang baru-baru ini juga mendapatkan cacian buzzer antara lain puteri mendiang Gus Dur, Alissa Wahid hingga mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto