3
Netral English Netral Mandarin
17:41 wib
Partai Demokrat memecat sejumlah kader yang dianggap terlibat dan mendukung gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai atau kudeta. Pertumbuhan jumlah orang kaya raya atau crazy rich di Indonesia diproyeksi bakal melampaui China seiring dengan proses distribusi vaksin Covid-19 dilakukan.
Lebih 6 Jam Banjir Tak Surut, EK: Ternyata Ada Perpanjangan Waktu, Kalau Belum Surut Juga Adu...

Minggu, 21-Februari-2021 19:12

Anies Baswedan bersama korban banjir Jakarta
Foto : Liputan6.com
Anies Baswedan bersama korban banjir Jakarta
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta sempat menyebut bahwa setelah enam jam, banjir diperkirakan surut. Namun ternyata lebih dari 6 jam, masih banyak air menggenang sejumlah wilayah di Jakarta.

Eko Kuntadhi langsung mencuit di akun pribadinya.

"Janji 6 jam surut, ternyata ada perpanjangan waktu. Mungkin skornya masih draw. Kalau belum surut juga, terpaksa adu pinalti nih...," kata Eko, Minggu (21/2/21).

Untuk diketahui. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menetapkan dua target utama dalam penanganan banjir di Jakarta, yakni tidak adanya korban jiwa dan banjir surut dalam waktu enam enam jam setelah hujan berhenti. Namun, kriteria surut dalam waktu enam jam dipertanyakan sejumlah pihak karena sejumlah titik banjir di Jakarta masih bertahan lebih dari enam jam.

Anies pun menjelaskan target banjir surut dalam waktu enam jam di Jakarta bisa terjadi dengan dua syarat.

Pertama, kata Anies, enam jam tersebut dihitung sejak hujan berhenti. Kedua, sudah tidak ada luapan sungai atau kali. Artinya, kondisi sudah normal, termasuk kondisi sungai.

“Jadi kita enam jam sesudah airnya surut di sungai, kembali normal, atau enam jam sesudah hujannya berhenti,” ujar Anies saat meninjau Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Sabtu (20/2/2021).

Namun persoalannya, kata Anies, ketika hujan berhenti, ternyata sungainya masih meluap karena adanya banjir kiriman dari hulu seperti dari Bogor. Kemudian banjir ini masuk ke kawasan tengah seperti Depok dan lantas masuk Jakarta. Inilah yang membuat sejumlah titik banjir tidak bisa surut dalam waktu enam jam kerana terus mendapatkan limpahan air dari sungai.

“Nah, yang terjadi adalah hujannya berhenti, tapi aliran dari hulu masih jalan terus. Sehingga di situlah menjadi kendala tersendiri,” tandas Anies.

Anies menegaskan telah meminta kepada seluruh jajarannya bersiaga menangani banjir. Setiap genangan harus segera ditangani dan sejauh ini jajaran Pemprov DKI sangat responsif sehingga secara umum bisa mengendalikan banjir di tengah curah hujan yang ekstrem.

“Jadi alhamdulillah, seluruh jajaran bekerja responsif. Mudah mudahan kita ingin memastikan semua selamat, dan targetnya adalah di tempat yang di situ terjadi genangan maka bila tidak ada kendala khusus, seperti tanggul yang jebol dan lain lain, diharapkan dalam enam jam bisa surut,” pungkas Anies.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto