Netral English Netral Mandarin
21:10wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Lieus Sungkharisma: FPI Aset Bangsa, Seharusnya Tidak Dibubarkan

Kamis, 23-September-2021 10:00

Aktivis sosial Lieus Sungkharisma
Foto : Istimewa
Aktivis sosial Lieus Sungkharisma
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis sosial Lieus Sungkharisma kembali mengkritik keputusan pemerintah membubarkan dan melarang segala aktivitas Front Pembela Islam (FPI).

Lieus menyesalkan langkah pemerintah membubarkan FPI pada Desember 2020 lalu tanpa melalui proses peradilan.

Hal tersebut disampaikan Lieus dalam acara Catatan Demokrasi tvOne bertajuk 'Mahalnya Harga Toleransi di Negara Demokrasi'.

"Soal FPI, sebetulnya saya bukan Islam, saya Buddha, tapi hati saya ganjel juga lho. Kok enak bubarin organisasi tanpa proses peradilan. Gak boleh itu. (Harusnya) Diadili," kata Lieus seperti dilihat netralnews.com di kanal YouTube tvOneNews, Kamis (23/9/2021).

Selain itu, Koordinator Forum Rakyat ini mengatakan bahwa tuduhan terhadap FPI sebagai ormas intoleran tidak tepat.

Pasalnya, Lieus mengaku menyaksikan langsung bagaimana kiprah FPI selama ini dalam membantu masyarakat tanpa memandang latar belakang agama.

"FPI dibilang intoleransi. Tuduhan terhadap FPI itu saya lihat mata kepala sendiri dan saya alami sendiri nggak seperti itu," ujarnya.

Sebagai contoh, Lieus menyinggung kegiatan sosial yang dilakukan FPI berupa penyemprotan disinfektan di Wihara Dharma Bakti atau Cin Te Yen, Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat, pada April 2020 lalu.

"Itu musim Covid, wihara tertua di Petak Sembilan, nggak diminta lho, dia datang bawa semprot-semprotan sampai pengurus wihara bingung, semuanya berterima kasih. Itu bukan pencitraan. Wihara Cin Te Yen," ungkapnya.

Lieus menambahkan, ormas yang didirikan oleh Habib Rizieq Shihab (HRS) itu juga kerap membantu korban bencana alam di berbagai daerah. "Kalau ada bencana itu tanpa disuruh," ucap dia.

Karenanya, Lieus menilai bahwa FPI adalah aset bangsa yang seharusnya dipertahankan eksistensinya, bukan dibubarkan. "Itu aset bangsa, jangan terus dibubarkan," pungkasnya.

Diketahui, pemerintah membubarkan FPI melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) enam menteri dan kepala lembaga yang diumumkan pada Rabu, 30 Desember 2020 lalu. Dengan adanya SKB tersebut, FPI dilarang berkegiatan serta menggunakan simbol serta atribut organisasi.

Pemerintah menyampaikan, FPI tidak terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Sehingga, secara de jure FPI telah bubar sebagai ormas.

Namun, sebagai organisasi, pemerintah menyebut FPI terus melakukan kegiatan yang mengganggu ketentraman, ketertiban umum, dan bertentangan dengan hukum.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati